Ketupat, lumpia dan otak-otak resmi masuk dalam kamus Oxford English Dictionary (OED). (Instagram/e_ndro)
Buletinmedia.com – Kabar membanggakan datang dari dunia kuliner Indonesia. Tiga makanan khas Nusantara ketupat, lumpia, dan otak-otak resmi diakui sebagai kosakata dalam Oxford English Dictionary (OED) sejak Maret 2025. Penambahan ini menjadi bukti bahwa warisan kuliner Indonesia semakin dikenal dan dihargai di kancah internasional.
Dengan masuknya tiga kuliner ini ke OED, masyarakat global kini bisa menemukan arti kata ketupat, lumpia, dan otak-otak langsung di kamus bahasa Inggris terkemuka tersebut tanpa perlu terjemahan. Jadi, kamu tak perlu lagi menyebut ketupat sebagai “rice cake wrapped in palm leaves” atau otak-otak sebagai “fish cake” yang bisa terdengar membingungkan. Nama aslinya tetap digunakan, sebagaimana adanya.
Oxford English Dictionary mendeskripsikan ketupat sebagai “a small rice cake boiled in a pouch of woven palm leaves, originating in Indonesia but also popular in Brunei, Malaysia, and Singapore.” Lumpia disebut sebagai spring roll khas Asia yang diisi daging, seafood, atau sayuran, dan disajikan dengan saus celup. Sementara otak-otak dijelaskan sebagai hidangan ikan berbumbu yang dibungkus daun dan dimasak dengan cara dikukus atau dibakar.
Menurut Badan Bahasa Kemendikbud, pengakuan ini menunjukkan bahwa budaya Indonesia khususnya di bidang kuliner semakin mendapatkan tempat di mata dunia. Hal ini juga memperkuat identitas kuliner Indonesia sebagai bagian dari kekayaan budaya yang unik dan beragam. Sebelumnya, makanan lain seperti sate, gado-gado, dan rendang juga telah lebih dulu masuk dalam kamus OED.
Pengakuan ini tentu menjadi momen kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Selain memperkenalkan cita rasa Nusantara ke dunia internasional, hal ini juga menunjukkan bahwa budaya dan bahasa Indonesia mulai memiliki pengaruh nyata dalam ranah global. Masuknya makanan-makanan khas ini ke dalam OED bukan hanya sekadar penambahan kosakata, tapi juga simbol dari meluasnya apresiasi dunia terhadap budaya Indonesia.
