Sebuah truk tangki pengangkut tiner terbakar hebat di ruas Tol Cipali, tepatnya di Kilometer 185, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon (Foto : Darfan)
Buletinmedia.com – Kebakaran truk tangki pengangkut tiner terjadi di ruas Tol Cipali Kilometer 185, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu pagi. Insiden truk tangki tiner terbakar di Tol Cipali ini sempat memicu ledakan dan menyebabkan kemacetan panjang hingga tujuh kilometer dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
Peristiwa kebakaran truk tangki di Tol Cipali tersebut terjadi saat kendaraan bermuatan bahan mudah terbakar itu melaju dari Jakarta menuju wilayah Jawa. Kobaran api dengan cepat membesar dan disertai kepulan asap tebal yang membumbung tinggi, sehingga menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Kebakaran Truk Tangki di Tol Cipali
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran truk tangki pengangkut tiner di KM 185 Tol Cipali diduga dipicu oleh panas berlebih pada kampas rem belakang. Percikan api dari rem yang terlalu panas kemudian menyambar muatan tiner di dalam tangki, sehingga api dengan cepat membesar.
Dalam waktu singkat, api melahap seluruh badan truk tangki. Bahkan, ledakan sempat terjadi akibat tekanan dan panas tinggi dari dalam tangki. Ledakan tersebut membuat bagian tangki remuk dan hangus dilalap si jago merah.
Truk tangki yang dikemudikan oleh Agus itu akhirnya berhenti di bahu jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali). Namun, kobaran api yang semakin besar membuat situasi di sekitar lokasi menjadi mencekam. Pengguna jalan yang melintas pun diminta menjauh demi alasan keselamatan.
Enam Unit Damkar Dikerahkan
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Cirebon langsung bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran truk tangki di Tol Cipali KM 185. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
Kepala Bidang Penanganan dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana, menjelaskan bahwa pihaknya menghadapi tantangan dalam proses pemadaman karena muatan truk berupa tiner merupakan bahan yang sangat mudah terbakar.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran mobil tangki di Tol Cipali KM 185. Dugaan sementara api berasal dari rem belakang yang panas. Truk tersebut mengangkut tiner, sehingga kendala utama yang kami hadapi adalah keterbatasan stok foam. Namun, hal itu bisa diatasi dan membutuhkan waktu sekitar tiga jam hingga api benar-benar padam,” ujarnya.
Petugas menggunakan bahan khusus berupa foam atau busa pemadam untuk menjinakkan kobaran api. Cairan tersebut disemprotkan ke seluruh bagian tangki guna menekan api dan mencegah ledakan susulan. Proses pemadaman berlangsung dramatis karena api terus berkobar cukup besar pada awal penanganan.
Kemacetan 7 Kilometer di Tol Cipali
Akibat kebakaran truk tangki pengangkut tiner di Tol Cipali ini, arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jawa mengalami kemacetan panjang. Antrean kendaraan bahkan mencapai lebih dari tujuh kilometer.
Petugas kepolisian dari unit Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cipali segera melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan. Arus kendaraan sempat dihentikan sementara di sekitar lokasi kejadian demi keamanan pengguna jalan.
Kanit PJR Cipali, AKP Kuswanto, mengatakan bahwa pengalihan arus dilakukan karena antrean kendaraan sudah cukup panjang dan situasi di lokasi belum sepenuhnya aman.
“Memang terjadi kebakaran di Jalur Tol KM 185. Kami sempat menghentikan jalur dan mengalihkan arus karena antrean kendaraan cukup panjang,” jelasnya.
Pengendara dari arah Jakarta menuju Jawa dialihkan menuju pintu keluar Sumber Jaya untuk menghindari titik kebakaran. Langkah ini diambil guna mempercepat proses evakuasi dan mempermudah petugas dalam melakukan pemadaman.
Api Padam Setelah Tiga Jam
Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api yang melahap truk tangki tiner tersebut. Meski api telah padam, proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.
Petugas terus menyemprotkan air dan foam ke bagian tangki yang hangus terbakar. Sisa badan truk tampak gosong dan nyaris tak berbentuk akibat besarnya kobaran api sebelumnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran truk tangki di Tol Cipali KM 185 ini. Sopir truk berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun demikian, kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Imbauan Keselamatan Kendaraan Angkutan Bahan Mudah Terbakar
Insiden kebakaran truk tangki pengangkut tiner di Tol Cipali ini menjadi peringatan penting bagi pengusaha transportasi dan pengemudi kendaraan bermuatan bahan mudah terbakar. Pemeriksaan rutin terhadap sistem pengereman dan kondisi kendaraan sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kampas rem yang mengalami panas berlebih dapat memicu percikan api, terlebih jika kendaraan membawa muatan berisiko tinggi seperti tiner atau bahan kimia lainnya. Pemeriksaan berkala sebelum perjalanan jauh menjadi langkah preventif yang sangat penting.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian bagi pengguna Tol Cipali agar selalu waspada saat melintas, terutama ketika terjadi insiden darurat di jalur bebas hambatan.
Hingga proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di Tol Cipali berangsur normal. Petugas memastikan situasi kembali aman sebelum seluruh jalur dibuka sepenuhnya bagi pengguna jalan.
Kebakaran truk tangki pengangkut tiner di Tol Cipali KM 185 Cirebon ini menjadi salah satu insiden besar yang menyebabkan kemacetan panjang dan kepanikan di jalur utama penghubung Jakarta dan Jawa Tengah.
