Halftime show final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Minggu, 19 Juli 2026, waktu setempat (Foto:Tangkap layar Youtube/FIFA)
Buletinmediacom – Final Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menghadirkan sejarah baru melalui halftime show perdana yang dipenuhi penampilan musisi internasional. Konsep hiburan yang selama ini identik dengan Super Bowl resmi diadopsi dalam partai puncak Piala Dunia dan langsung mencuri perhatian jutaan penonton di seluruh dunia.
Deretan bintang musik papan atas seperti Madonna, BTS, Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Coldplay, Robbie Williams, Nicole Scherzinger, Laura Pausini, hingga Post Malone bergantian tampil di atas panggung megah yang dibangun di tengah lapangan Stadion New York New Jersey.
Pertunjukan tersebut menjadi salah satu momen paling banyak diperbincangkan sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Selain menghadirkan kolaborasi lintas negara, halftime show juga menjadi simbol perpaduan antara olahraga dan industri hiburan yang selama ini sukses diterapkan dalam ajang olahraga besar di Amerika Serikat.
FIFA Hadirkan Halftime Show Perdana di Final Piala Dunia
Selama puluhan tahun penyelenggaraan Piala Dunia, jeda pertandingan hanya dimanfaatkan oleh pemain untuk beristirahat sebelum kembali memasuki lapangan.
Namun pada final Piala Dunia 2026, FIFA memperkenalkan konsep baru dengan menghadirkan halftime show yang dikemas layaknya pertunjukan Super Bowl.
Keputusan tersebut langsung menarik perhatian publik karena menjadi pertama kalinya hiburan berskala besar digelar di tengah laga final Piala Dunia.
Panggung raksasa didirikan dalam waktu singkat saat jeda pertandingan, lengkap dengan tata cahaya modern, efek visual, layar LED berukuran besar, serta sistem suara berstandar konser internasional.
Puluhan ribu penonton yang memadati stadion menyambut meriah setiap penampilan artis yang tampil secara bergantian selama jeda pertandingan.
Madonna Buka Pertunjukan dengan Lagu “Music”
Penyanyi legendaris Madonna mendapat kehormatan sebagai pembuka halftime show bersejarah tersebut.
Kemunculannya menjadi salah satu momen yang paling dinanti.
Madonna tampil membawakan lagu hit “Music” yang pernah menjadi salah satu lagu paling populer dalam perjalanan kariernya.
Suasana stadion semakin meriah ketika Madonna muncul dari terowongan di bawah arena sebelum naik ke panggung utama.
Penampilannya semakin istimewa karena diperkenalkan langsung oleh dua legenda sepak bola Brasil, Ronaldo dan Ronaldinho.
Kolaborasi antara ikon musik dunia dan legenda sepak bola tersebut langsung disambut sorak-sorai ribuan penonton yang memenuhi stadion.
BTS Kembali Bakar Semangat Penonton
Setelah Madonna, giliran grup K-Pop BTS mengambil alih panggung.
Boy group asal Korea Selatan itu kembali menunjukkan mengapa mereka menjadi salah satu grup musik paling berpengaruh di dunia.
Dengan koreografi yang energik dan tata panggung spektakuler, BTS berhasil membangkitkan semangat penonton yang memenuhi stadion.
Sorakan para penggemar terdengar menggema ketika para personel BTS membawakan lagu andalan mereka.
Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang paling ramai dibicarakan di media sosial sepanjang berlangsungnya halftime show.
Justin Bieber Tampil dengan Nuansa Berbeda
Berbeda dengan penampilan enerjik para musisi lainnya, Justin Bieber memilih menghadirkan konsep yang lebih sederhana.
Penyanyi asal Kanada tersebut tampil membawakan lagu secara akustik dengan iringan musik minimalis.
Nuansa emosional yang dihadirkan Justin Bieber memberikan warna berbeda di tengah pertunjukan yang didominasi koreografi dan efek visual.
Penonton memberikan sambutan hangat atas penampilan tersebut.
Banyak yang menilai konsep akustik justru menjadi momen yang memberikan keseimbangan dalam keseluruhan rangkaian halftime show.
Shakira dan Burna Boy Tampil Bersama
Salah satu kolaborasi paling menarik datang dari Shakira dan penyanyi asal Nigeria Burna Boy.
Keduanya kembali tampil bersama setelah sebelumnya berkolaborasi dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City.
Kolaborasi lintas budaya tersebut menghadirkan perpaduan musik pop, ritme Amerika Latin, dan sentuhan Afrobeat yang membuat suasana stadion semakin semarak.
Penampilan mereka mendapat sambutan luar biasa dari para penonton yang memenuhi tribun.
Kehadiran Shakira juga mengingatkan publik pada kiprahnya dalam beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya, di mana ia kerap membawakan lagu bertema sepak bola yang menjadi populer di berbagai negara.
Deretan Musisi Dunia Turut Memeriahkan
Selain nama-nama besar tersebut, sejumlah artis internasional lainnya juga turut tampil memeriahkan acara.
Nicole Scherzinger, Robbie Williams, dan penyanyi asal Italia Laura Pausini tampil dalam satu segmen yang menghadirkan kolaborasi lintas negara.
Rapper sekaligus penyanyi Post Malone juga naik ke panggung dan membawakan lagu hit “Wow”, yang langsung disambut antusias para penonton.
Keberagaman genre musik yang ditampilkan membuat halftime show terasa lebih dinamis dan mampu menjangkau penonton dari berbagai kalangan.
Mulai dari pop, rock, hip hop, K-Pop, hingga musik Latin, seluruhnya berpadu dalam satu pertunjukan yang berlangsung di panggung terbesar sepak bola dunia.
Jennifer Hudson Buka Upacara Penutupan
Sebelum pertandingan dimulai, penyanyi sekaligus aktris peraih berbagai penghargaan, Jennifer Hudson, mendapat kesempatan membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat.
Penampilannya diiringi sebuah band pengiring yang menghadirkan nuansa khidmat sebelum laga final dimulai.
Suara khas Jennifer Hudson mendapat apresiasi dari para penonton yang memadati stadion.
Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian upacara penutupan Piala Dunia 2026 yang dikemas secara megah.
Tom Cruise Sampaikan Pesan Persatuan
Setelah penampilan Jennifer Hudson, aktor Hollywood Tom Cruise naik ke atas panggung untuk memberikan pidato pembuka menjelang pertandingan final.
Dalam sambutannya, Cruise menyampaikan bahwa sepak bola merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai negara.
“Dari setiap sudut dunia, kita telah menyaksikan kehebatan, dan kita telah berbagi momen-momen kegembiraan. Sepak bola adalah bahasa yang diucapkan tanpa kata-kata, sebuah kekuatan yang menyatukan orang-orang,” ujar Tom Cruise di hadapan ribuan penonton.
Pidato tersebut mendapat tepuk tangan meriah karena dinilai mewakili semangat persatuan yang selalu dibawa oleh ajang Piala Dunia.
IShowSpeed Turut Ramaikan Stadion
Streamer populer IShowSpeed juga menjadi salah satu figur publik yang tampil dalam rangkaian acara.
Ia memasuki lapangan bersama para penabuh drum dan puluhan penari yang mengenakan kostum olahraga berwarna-warni.
Kemunculan IShowSpeed langsung disambut sorakan para penonton, terutama kalangan muda yang telah lama mengikuti aktivitasnya di berbagai platform digital.
Kehadirannya memperlihatkan bagaimana budaya digital kini mulai menjadi bagian dari acara olahraga berskala internasional.
Selebritas Dunia Penuhi Tribun Stadion
Selain para pengisi acara, pertandingan final Piala Dunia 2026 juga dihadiri banyak selebritas dunia.
Di antara yang terlihat berada di tribun stadion adalah Kylie Jenner bersama pasangannya Timothée Chalamet.
Pasangan musisi Beyoncé dan Jay-Z juga turut hadir menyaksikan langsung pertandingan final sekaligus halftime show yang bersejarah tersebut.
Kehadiran para selebritas semakin menambah kemeriahan acara dan memperlihatkan bahwa final Piala Dunia bukan hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga menjadi ajang hiburan kelas dunia.
Durasi Halftime Show Tuai Perdebatan
Di balik kemegahan pertunjukan, halftime show perdana Final Piala Dunia 2026 juga memunculkan perdebatan.
Jeda pertandingan berlangsung sekitar 27 menit 22 detik, menjadi waktu istirahat terlama sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.
Durasi tersebut jauh lebih panjang dibandingkan ketentuan International Football Association Board (IFAB) yang menetapkan waktu istirahat maksimal selama 15 menit.
Perbedaan tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari pengamat sepak bola, pemain, hingga para penggemar.
Sebagian menilai pertunjukan tersebut memberikan nilai hiburan yang luar biasa, sementara yang lain menganggap durasi jeda terlalu panjang dan berpotensi memengaruhi ritme pertandingan.
Wayne Rooney Beri Kritik
Salah satu kritik datang dari mantan kapten Timnas Inggris, Wayne Rooney, yang bertugas sebagai komentator pertandingan.
Rooney mengaku menyukai banyak musisi yang tampil, tetapi tidak terlalu menikmati konsep halftime show di final Piala Dunia.
“Saya menyukai banyak dari mereka, tetapi menurut saya itu sampah,” ujar Rooney.
Pernyataan tersebut memicu berbagai reaksi dari publik.
Sebagian setuju bahwa fokus utama final Piala Dunia seharusnya tetap berada pada pertandingan sepak bola.
Namun tidak sedikit pula yang menilai inovasi tersebut berhasil menghadirkan pengalaman baru yang lebih menarik bagi penonton global.
Halftime Show Berpotensi Jadi Tradisi Baru
Terlepas dari berbagai pro dan kontra, halftime show Final Piala Dunia 2026 berhasil menarik perhatian jutaan penonton di seluruh dunia.
Kombinasi pertandingan sepak bola berkualitas tinggi dengan penampilan musisi internasional menjadikan final kali ini berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.
Kesuksesan menghadirkan Madonna, BTS, Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Coldplay, hingga sederet artis dunia lainnya membuka peluang bagi FIFA untuk menjadikan halftime show sebagai bagian dari tradisi baru pada partai final Piala Dunia mendatang.
Apabila terus dikembangkan, konsep ini berpotensi memperluas daya tarik Piala Dunia, tidak hanya bagi pencinta sepak bola, tetapi juga bagi penikmat musik dan hiburan di seluruh dunia.
Sumber : www.bbc.com
