Gimmari (futuresdish.com)
Buletinmedia.com – Gorengan selalu menjadi camilan favorit banyak orang, karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah. Tak hanya bahan-bahan tradisional seperti pisang, tempe, tahu, atau singkong yang menjadi bahan utama gorengan, tetapi kini muncul beragam inovasi ekstrem dan unik yang menjadikan gorengan semakin beragam. Beberapa bahan tak terduga, mulai dari serangga, hewan eksotis, hingga permen karet, bisa diolah menjadi gorengan lezat yang mengundang rasa penasaran.
Di berbagai belahan dunia, makanan ekstrem seperti ini sering kali muncul berkat tradisi kuliner unik yang telah diwariskan turun-temurun. Beberapa di antaranya berkembang sebagai cara bertahan hidup, sementara yang lainnya menjadi ikon kuliner lokal yang banyak digemari. Berikut adalah 10 gorengan ekstrem yang wajib kamu ketahui, beberapa di antaranya mungkin cukup membuatmu merinding!
- Tarantula Goreng

Tarantula Goreng (Tangkapan Layar) Tarantula goreng adalah gorengan ekstrem yang dapat ditemukan di sebuah restoran di Pennsylvania, Amerika Serikat. Makanan ini biasanya disajikan bersama waffle, menciptakan kombinasi tekstur renyah dan empuk. Rasanya sering dibandingkan dengan kepiting atau ayam, dan hanya diberi sedikit bumbu agar cita rasa alami tarantula tetap menonjol.
- Daging Buaya

Daging Buaya (Tangkapan Layar) Di Australia, daging buaya menjadi camilan populer yang digoreng atau dimasak dengan sedikit minyak zaitun. Rasanya disebut mirip daging ayam, namun lebih banyak serat dan sedikit lemak. Di Thailand, sate buaya juga menjadi menu favorit di berbagai pasar malam.
- Kalajengking Goreng

Kalajengking Goreng (Tangkapan Layar) Kalajengking mungkin terdengar menakutkan, tetapi di beberapa daerah seperti China dan Thailand, kalajengking digoreng renyah dan sering dijadikan camilan. Rasanya mirip dengan udang atau kepiting, dan biasanya disajikan dengan garam atau bubuk cabai.
- Cacing Tembiluk

Cacing Tembiluk (Tangkapan Layar) Cacing tembiluk, yang hidup di dalam batang kayu bakau, banyak ditemui di daerah Kalimantan, Papua, dan Sulawesi Tenggara. Cacing ini digoreng dengan bumbu tepung dan sambal, dan konon rasanya mirip ayam goreng. Beberapa warga Dayak bahkan menikmati tembiluk dengan cara dimakan mentah!
- Permen Karet Goreng

Gorengan permen karet (Tangkapan Layar) Gorengan satu ini pasti mengejutkan banyak orang. Permen karet digoreng dalam adonan hingga membentuk camilan renyah di luar dan kenyal di dalam, mirip permen karet sesungguhnya. Camilan ini pernah populer di State Fair of Texas dan mendapat perhatian banyak pengunjung.
- Tikus Goreng

Tikus Goreng (Tangkapan Layar) Gorengan tikus memang terdengar cukup ekstrem, tetapi beberapa warganet yang senang mencoba makanan unik mengunggah pengalaman mereka mencicipi tikus goreng. Menurut mereka, rasa tikus goreng ini mirip dengan daging ayam, dan cukup lezat!
- Ular Derik Goreng

Ular Derik Goreng (Tangkapan Layar) Daging ular derik, yang direndam dalam bumbu dan dilapisi tepung, sering digoreng hingga renyah di acara tahunan seperti Rattlesnake Round-Up di Texas. Rasanya mirip nugget ayam, dengan rasa pedas khas yang membuat camilan ini cukup menggugah selera.
- Semangka Goreng

Semangka Goreng (Tangkapan Layar) Siapa sangka semangka bisa digoreng? Di Georgia, Amerika Serikat, potongan semangka direndam dalam campuran cuka red wine dan saus cabai, lalu digoreng. Hasilnya adalah semangka dengan tekstur renyah di luar dan juicy di dalam, memberikan rasa manis asam yang unik.
- Acar Goreng

Acar Kuning Timun Wortel (Tangkapan Layar) Di beberapa bagian Amerika Serikat, acar tidak hanya dijadikan pelengkap, tetapi juga digoreng. Setelah dikeringkan, acar dicelupkan dalam adonan buttermilk dan tepung berbumbu, lalu digoreng hingga berwarna cokelat keemasan. Biasanya, acar goreng disantap dengan saus cocolan seperti ranch dressing.
- Es Krim Goreng

Mungkin es krim biasanya dinikmati dalam keadaan dingin, tetapi ada versi goreng yang menawarkan pengalaman unik. Lapisan luar es krim yang digoreng memberikan sensasi panas dan renyah, sementara bagian dalam tetap dingin. Es krim goreng ini terkenal sejak diperkenalkan pada World’s Fair di Chicago tahun 1893 dan kini menjadi sajian populer di berbagai restoran.
Jadi, gorengan mana yang paling berani kamu coba? Apakah kamu siap untuk mencicipi tarantula goreng atau lebih memilih semangka goreng yang lebih ringan? Kuliner ekstrem ini pasti memberikan pengalaman baru dan tak terlupakan.
