(KOMPAS.COM/Dok Perhutani)
Tim SAR gabungan relawan akhirnya menemukan Syafiq Ridhan Ali Razani (18), pendaki asal Magelang yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban ditemukan pada Rabu (14/1/2026) pagi, setelah hampir dua pekan proses pencarian dilakukan.
Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat, Sugeng Utomo, mengungkapkan bahwa jenazah Syafiq ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh relawan SAR. Lokasi penemuan berada di jalur yang menghubungkan Gunung Malang dan Baturraden, tepatnya di area bebatuan jurang Kali Lembarang.
“Iya, sudah ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasinya di bebatuan jurang Kali Lembarang, di area pencarian yang sebelumnya masuk lingkaran kuning,” ujar Sugeng saat dikonfirmasi, Rabu.
Usai penemuan tersebut, tim SAR gabungan langsung diberangkatkan menuju titik lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Rencananya, jenazah korban akan diturunkan melalui jalur pendakian Gunung Malang sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Selanjutnya jenazah akan dibawa ke RSUD Goeteng Purbalingga. Estimasi tim SAR tiba di permukiman Dukuh Gunung Malang sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WIB,” jelas Sugeng.
Syafiq sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (29/12/2025) setelah melakukan pendakian bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu (27/12/2025) malam melalui basecamp Dipajaya, Pemalang. Operasi pencarian resmi dimulai setelah Himawan lebih dulu ditemukan selamat di Pos 9 Gunung Slamet pada hari yang sama.
Meski pencarian intensif dilakukan, operasi SAR resmi sempat dihentikan pada Rabu (7/1/2026) setelah tujuh hari tanpa hasil. Namun upaya pencarian tidak sepenuhnya berhenti. Menurut Syaiful, pencarian mandiri kembali dilakukan sejak 9 Januari 2026 melalui jalur Bambangan, dengan melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) berdasarkan pemetaan dari Basarnas.
Seiring berjalannya waktu, area pencarian diperluas hingga ke jalur Baturraden, setelah dilakukan koordinasi lintas basecamp. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban, sekaligus mengakhiri proses pencarian yang berlangsung panjang dan penuh tantangan.
