foto ilustrasi : freepik
Lemari yang tersedia di kamar hotel umumnya dimanfaatkan oleh para tamu untuk menyimpan pakaian selama masa menginap. Kebiasaan ini dianggap praktis karena memudahkan akses terhadap pakaian yang hendak dikenakan, terutama jika menginap dalam waktu lebih dari satu malam. Namun, praktik umum ini rupanya menyimpan potensi risiko yang tidak disadari banyak orang.
Menurut penjelasan dari Dr. Jason Singh, seorang dokter sekaligus pembuat konten edukatif, menyimpan pakaian di dalam lemari atau laci kayu di kamar hotel tidak disarankan. Alasannya, bahan kayu memiliki potensi besar menjadi tempat bersarangnya kutu busuk (bed bugs), tungau, bakteri, hingga rayap. Celah-celah kecil, sambungan antar papan, atau retakan dalam permukaan kayu dapat menjadi tempat persembunyian hama-hama tersebut yang sulit dideteksi secara kasat mata.
“Banyak orang hanya fokus pada kasur sebagai tempat berkembangnya kutu busuk, padahal perangkat furnitur kayu seperti meja rias dan lemari juga berisiko tinggi. Terutama karena furnitur kayu memiliki celah yang sulit dibersihkan,” ujar Dr. Jason Singh dalam video yang dikutip oleh Travel and Leisure.
Konfirmasi dari Ahli Pengendalian Hama
Pandangan Dr. Singh diperkuat oleh pernyataan dari Terminix, perusahaan jasa pengendalian hama yang berbasis di Amerika Serikat. Dalam publikasi resminya, Terminix menyarankan agar tamu hotel tidak menempatkan pakaian atau barang pribadi di area gelap dan tersembunyi seperti laci, lemari, atau meja rias tanpa pemeriksaan lebih dulu. Pasalnya, bagian-bagian tersembunyi ini menjadi tempat ideal bagi kutu busuk untuk berkembang biak.
Terminix merekomendasikan tamu untuk:
-
Memeriksa jahitan, lipatan, dan celah pada kursi, sofa, bantalan, dan kasur.
-
Menggunakan senter atau pencahayaan tambahan untuk mengecek bagian belakang dan bawah furnitur.
-
Memeriksa secara menyeluruh meja, nakas, lemari, dan meja rias dari potensi infestasi hama.
Langkah Pencegahan yang Disarankan
Sebagai upaya pencegahan, para tamu hotel disarankan untuk tidak memindahkan pakaian dari koper ke dalam lemari atau laci. Meskipun hal ini mungkin terasa merepotkan atau membuat koper tampak berantakan, menjaga pakaian tetap berada dalam koper terbukti lebih aman secara higienis.
Alternatif yang lebih higienis, apabila tamu ingin mengeluarkan barang dari koper, adalah dengan meletakkan pakaian di atas permukaan yang terbuat dari keramik, marmer, atau bahan non-kayu lainnya, yang relatif lebih mudah dibersihkan dan tidak menyediakan tempat persembunyian bagi kutu busuk.
