Warga Desa Sungai Besar gelar syukuran dengan makan ketupat di Jembatan Sambas Sungai Besar (JSSB). Foto: Dok. instagram @beritesambas
Pagi cerah di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, berubah menjadi momen bersejarah penuh suka cita. Warga desa tersebut menggelar syukuran sederhana namun sarat makna, merayakan bisa digunakannya Jembatan Sambas Sungai Besar (JSSB) yang telah lama dinanti-nantikan.
Alih-alih menggelar upacara formal atau acara seremonial yang megah, warga memilih cara yang lebih hangat dan membumi: berkumpul bersama di atas jembatan sambil menyantap 200 ketupat dan menyeruput kopi hangat yang mereka bawa sendiri dari rumah. Momen syukuran ini bahkan terekam dalam sebuah video yang dibagikan akun Instagram @beritesambas pada Jumat, 18 April 2025.
Dalam video tersebut, tampak belasan warga duduk bersila di pinggir jembatan, menyambut pagi dengan canda tawa, ketupat yang dibungkus rapi, dan termos kopi yang menyatu dengan suasana kekeluargaan.
“Syukuran warga Sungai Baru sambut Jembatan Sambas Sungai Besar (JSSB). Pagi ini warga Sungai Baru tampak penuh semangat menggelar syukuran atas hadirnya JSSB. Mereka berharap kehadiran jembatan ini bisa memperlancar urusan warga dan membawa kebaikan bagi semua,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Bagi warga Sungai Baru, JSSB bukan sekadar infrastruktur baru. Ini adalah simbol konektivitas, kemajuan, dan harapan. Jembatan ini memperpendek jarak menuju Kota Sambas yang sebelumnya harus ditempuh dengan kesulitan lebih besar, terutama saat musim hujan dan banjir datang. Dengan adanya jembatan ini, akses pendidikan, ekonomi, dan layanan kesehatan kini lebih mudah dijangkau.
Perayaan ini menjadi bukti bahwa kebahagiaan sejati bisa dirayakan dengan kesederhanaan. Sebungkus ketupat, secangkir kopi, dan kebersamaan di atas jembatan yang menyatukan lebih dari sekadar dua tepi sungai—ia menyatukan harapan dan masa depan seluruh warga desa.
