sumber foto : freepik
Selama ini, banyak orang menganggap makan kacang tanah akan menambah berat badan karena kandungan lemak dan kalorinya yang tinggi. Namun, anggapan itu ternyata keliru jika ditilik dari sisi ilmiah. Faktanya, kacang tanah justru bisa membantu menurunkan berat badan bila dikonsumsi dengan bijak.
Dalam 100 gram kacang tanah memang terkandung sekitar 567 kalori, 25 gram protein, 16 gram karbohidrat, dan hampir 50 gram lemak. Namun, angka-angka itu jangan membuat takut dulu. Pasalnya, kacang kaya akan serat dan protein nabati, yang bisa memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengendalikan nafsu makan. Kandungan proteinnya bahkan mencapai seperempat dari total kalorinya, menjadikannya salah satu sumber protein nabati terbaik.
Dilansir Times of India, efek mengenyangkan dari protein dan serat dalam kacang bisa membuat kita makan dalam porsi lebih kecil pada waktu makan berikutnya. Kacang juga memberikan energi bertahap dan memperlambat lonjakan gula darah. Tak hanya itu, klaim bahwa kacang mahal seperti almond atau walnut lebih bergizi dari kacang lokal ternyata tidak sepenuhnya benar. Kacang tanah lokal memiliki nilai gizi yang setara dengan kacang-kacangan impor yang lebih mahal.
Dari sisi ilmiah, ada tiga alasan utama mengapa kacang tanah justru aman bahkan baik untuk diet:
-
Lemak Tak Semua Diserap
Lemak dalam kacang tersimpan dalam dinding sel yang sulit dipecah selama proses pencernaan. Akibatnya, tidak semua lemak terserap tubuh. Bahkan, sebagian lemak dikeluarkan bersama sisa pencernaan. -
Meningkatkan Pembakaran Kalori
Makan kacang ternyata bisa meningkatkan metabolisme tubuh, mempercepat pembakaran kalori dan lemak, serta menjaga berat badan tetap stabil. -
Lemak Baik yang Menyehatkan
Sebagian besar lemak dalam kacang adalah lemak tak jenuh, termasuk omega-6 dan lemak tak jenuh ganda yang mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Sebuah riset yang dikutip Science Alert bahkan menyebutkan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi kacang cenderung tidak mengalami kenaikan berat badan signifikan, bahkan memiliki Indeks Massa Tubuh (BMI) yang serupa atau lebih baik dibanding mereka yang tidak mengonsumsinya.
Dengan manfaat nutrisi yang lengkap, kacang tanah seharusnya tidak lagi dicap sebagai “penggemuk”. Justru sebaliknya, kacang adalah alternatif camilan sehat yang dapat menggantikan snack olahan tinggi gula dan garam. Tak heran jika para ahli gizi merekomendasikannya sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
