freepik
Sebuah rekaman berdurasi 26 detik mendadak ramai di media sosial setelah memperlihatkan seorang petugas loket di Samsat Cikande, Kabupaten Serang, Banten, tertangkap kamera asyik bermain game di ponsel saat ruang tunggu penuh sesak oleh masyarakat. Dalam video tersebut, tampak petugas yang mengenakan batik duduk santai di balik loket, tampak tidak terganggu oleh antrean panjang wajib pajak yang menumpuk hingga ke anak tangga karena kurangnya kursi yang tersedia.
Warga yang datang sebagian besar memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor, namun harus menghadapi lambatnya pelayanan. Hal ini menuai reaksi keras dari warganet. Akun Instagram @gabytammasala menyindir, “Keren kerjaannya cuman datang – duduk – main game – istirahat – pulang – gaji dari rakyat.”
Komentar senada juga datang dari akun @naamainosensia yang menyoroti lemahnya etos kerja di sejumlah instansi pelayanan publik, “Banyak yang begini di kantor-kantor pemerintah, padahal antrean sudah seperti ular naga.” Sementara itu, akun @daftarimei pesimistis akan tindak lanjutnya, “Paling nanti minta maaf, lalu diberi sanksi ringan. Sudah biasa.”
Menanggapi video yang viral tersebut, Kepala Samsat Cikande, Randhy Novadinata, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu benar terjadi di kantornya. Namun, ia mengklarifikasi bahwa petugas dalam video bukan pegawai ASN, melainkan karyawan Bank Banten yang ditempatkan di Samsat. “Sudah kami pastikan, itu memang di Samsat Cikande, dan yang bersangkutan adalah pegawai Bank Banten,” ujarnya via pesan WhatsApp, Rabu (25/6/2025).
Randhy menyatakan bahwa pihaknya telah segera melakukan koordinasi dengan pimpinan dari pegawai tersebut untuk dilakukan pembinaan. “Kami sudah koordinasikan agar ada tindakan pembinaan dari atasan langsungnya,” tegasnya.
Insiden ini kembali menyalakan sorotan publik terhadap budaya kerja di lingkungan pelayanan publik dan pentingnya pengawasan terhadap profesionalisme pegawai, baik ASN maupun non-ASN, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
