Kapolda Kaltim yang baru, Irjen. Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si.--(dok. Polri)
Buletinmedia.com – Posisi Kapolda Jawa Timur kini resmi diisi oleh Irjen Pol Nanang Avianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Timur. Pengangkatan ini menggantikan Komjen Imam Sugianto yang kini dipromosikan sebagai Asisten Utama Bidang Operasi Kapolri. Perubahan ini tertuang dalam surat telegram ST/488/III/KEP./2025 yang ditandatangani oleh Irwasum Polri, Komjen Dedi Prasetyo. Mutasi ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk melakukan pembaruan struktural dan penyegaran dalam organisasi demi meningkatkan kualitas kinerja institusi kepolisian.
Irjen Nanang Avianto adalah seorang perwira tinggi yang memiliki latar belakang karier yang sangat mumpuni, dengan pengalaman luas dalam bidang reserse, lalu lintas, serta propam. Sebelumnya, beliau juga menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah dan Kapolda Kalimantan Timur. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 ini telah menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang luar biasa, yang membuatnya dipercaya untuk menduduki posisi strategis di beberapa wilayah, termasuk sebagai Kapolda di dua provinsi besar.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menjelaskan bahwa mutasi ini bukan hanya sekadar perubahan posisi, tetapi juga merupakan bagian dari strategi untuk melakukan penyegaran dalam organisasi Polri, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat profesionalisme para anggota kepolisian. Mutasi ini diharapkan dapat membawa semangat baru dan efektivitas yang lebih tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian di wilayah masing-masing.
Dalam mutasi tersebut, sebanyak 1.255 personel Polri mendapatkan penugasan baru. Dari jumlah tersebut, 881 personel di antaranya mendapat promosi jabatan, yang menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar. Di antara yang dipromosikan, terdapat dua perwira tinggi yang kini menduduki posisi strategis di Mabes Polri. Selain itu, mutasi ini juga memberi kesempatan kepada 10 polisi wanita untuk mengisi posisi penting, termasuk jabatan sebagai Kapolres, yang menandakan kemajuan dalam pemberdayaan perempuan di institusi Polri.
Dengan adanya mutasi ini, Polri berharap dapat semakin memperkuat struktur organisasi, meningkatkan koordinasi, serta memperbaiki kualitas pelayanan publik. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan Polri akan semakin responsif dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan lebih efektif dan efisien.
