Ilustrasi rasa kantuk. (Photo jcomp Copyright by Freepik)
Buletinmedia.com – Puasa Ramadan membawa tantangan tersendiri, salah satunya adalah menahan kantuk. Tanpa adanya makanan atau minuman sepanjang hari, tubuh lebih mudah merasa lelah. Kurangnya waktu tidur akibat sahur dan aktivitas lain juga menjadi salah satu penyebab rasa kantuk yang datang lebih cepat. Berbeda dengan hari biasa, mengandalkan kopi atau camilan untuk mengusir kantuk tak bisa dilakukan saat puasa. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk tetap terjaga dan produktif selama puasa?
Salah satu cara efektif untuk menghindari rasa kantuk adalah dengan mengatur pola tidur. Tidur lebih awal, misalnya sekitar pukul 9 atau 10 malam, sangat membantu tubuh untuk beristirahat cukup. Sebaiknya hindari begadang agar kualitas tidur tidak terganggu. Selain itu, buatlah kondisi tidur yang nyaman, seperti menggunakan masker mata, menyalakan pendingin ruangan, atau mematikan lampu agar tidur lebih nyenyak. Dengan tidur yang cukup, tubuh akan lebih segar dan siap menjalani aktivitas puasa tanpa rasa kantuk.
Aktivitas ringan juga bisa menjadi cara ampuh untuk mengusir kantuk. Misalnya, berjalan kaki selama 10 menit. Menurut penelitian, aktivitas fisik ringan dapat meningkatkan aliran oksigen ke otak, yang membantu mengurangi rasa kantuk. Begitu juga dengan berbicara dengan teman atau sahabat, baik secara langsung atau lewat telepon. Mengobrol dapat meningkatkan konsentrasi dan mengalihkan perhatian dari rasa kantuk, terutama jika topiknya menarik atau cukup berat.
Untuk kamu yang bekerja di depan layar komputer, jangan biarkan mata terfokus terlalu lama pada layar. Luangkan waktu untuk melihat pemandangan di luar jendela atau keluar sejenak untuk mendapatkan cahaya matahari. Cahaya terang bisa membantu tubuh tetap terjaga, karena tubuh akan merespons cahaya sebagai sinyal untuk tetap aktif. Selain itu, cuci muka dengan air dingin atau lakukan teknik pernapasan dalam-dalam untuk meningkatkan aliran oksigen ke tubuh.
Jika rasa kantuk sudah tak tertahankan, cobalah untuk tidur sebentar dengan power nap. Tidur singkat sekitar 25 hingga 30 menit sudah cukup untuk mengisi ulang energi tanpa mengganggu produktivitas. Terakhir, pastikan kamu tetap terpapar cahaya terang atau sinar matahari. Penelitian menunjukkan bahwa cahaya terang dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk. Dengan mengikuti tips-tips ini, kamu bisa tetap produktif selama puasa Ramadan.
