Ilustrasi seseorang mendengarkan musik sebelum tidur. (Sumber: Unsplash)
Buletinmedia.com – Tidur sambil mendengarkan musik atau white noise dengan TWS (True Wireless Stereo) memang terasa menenangkan bagi sebagian orang. Kebiasaan ini banyak dilakukan untuk membantu cepat tidur atau meredakan stres. Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada sejumlah risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.
Salah satu risiko utama adalah infeksi telinga. Menggunakan TWS terlalu lama saat tidur dapat membuat kondisi telinga menjadi lembap dan hangat, menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri dan jamur. Hal ini bisa menyebabkan infeksi telinga luar seperti otitis eksterna, yang ditandai dengan nyeri, gatal, atau keluarnya cairan dari telinga.
Selain itu, penggunaan TWS dalam jangka Panjang terutama dengan volume tinggi berpotensi merusak sel-sel halus di dalam telinga. Ini bisa menyebabkan gangguan pendengaran permanen atau tinnitus (telinga berdenging). Bahkan jika volumenya rendah, durasi pemakaian yang panjang tetap bisa menimbulkan dampak negatif karena pengguna tidak menyadari seberapa keras suara yang didengarkan saat tidur.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah rasa tidak nyaman secara fisik. Tidur menyamping dengan TWS dapat menyebabkan tekanan pada telinga, memicu iritasi, luka ringan, bahkan sakit kepala ringan. Bentuk TWS yang menutup saluran telinga juga bisa menyebabkan penumpukan kotoran, menyumbat saluran, dan menurunkan kemampuan mendengar secara alami.
Terakhir, penggunaan TWS saat tidur juga bisa menurunkan kewaspadaan. Karena telinga tertutup suara, Anda mungkin tidak bisa mendengar alarm, panggilan darurat, atau tanda bahaya seperti kebakaran dan gempa. Selain itu, kualitas tidur bisa terganggu karena rasa tidak nyaman atau posisi tidur yang terbatas. Untuk alasan kesehatan dan keselamatan, sebaiknya hindari menggunakan TWS saat tidur atau pilih metode relaksasi yang lebih aman.
