Perampokan terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu siang, saat rumah seorang lansia dibobol kawanan pelaku (Foto : Darfan)
MAJALENGKA, Buletinmedia.com – Aksi perampokan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggegerkan warga pada Rabu dini hari. Peristiwa kriminal tersebut terjadi di sebuah rumah milik seorang lansia di Desa Pangkalan Pari Blok Sigarkupat, Kecamatan Jatitujuh. Pelaku yang diduga beraksi seorang diri nekat membobol rumah korban dengan cara mencongkel jendela kamar sebelum akhirnya menyekap dan mengancam korban.
Kasus perampokan rumah lansia di Majalengka ini kini dalam penanganan aparat kepolisian. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah setelah pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas seberat sekitar 50 gram.
Kronologi Perampokan di Jatitujuh Majalengka
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi perampokan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku diduga sudah mengincar rumah korban yang diketahui dihuni seorang lansia bernama Jumsinah. Dengan memanfaatkan situasi sepi pada dini hari, pelaku masuk ke dalam rumah melalui jendela kamar yang berhasil dicongkel.
Setelah berhasil masuk, pelaku langsung menyekap korban dengan menutup mulut dan wajahnya agar tidak berteriak atau melawan. Korban juga diancam akan dibunuh apabila tidak menuruti permintaan pelaku. Dalam kondisi ketakutan, korban terpaksa menyerahkan perhiasan emas yang dikenakannya, berupa gelang, kalung, dan cincin.
“Awalnya pelaku masuk lewat jendela kamar, lalu saya langsung disekap. Pelaku mengancam akan membunuh jika tidak menuruti permintaannya. Yang diambil gelang, kalung, dan cincin. Kerugian kemungkinan sampai Rp50 juta,” ujar korban.
Setelah berhasil menguasai perhiasan korban, pelaku langsung melarikan diri melalui jendela ruang depan rumah. Aksi cepat tersebut membuat pelaku berhasil kabur sebelum warga sekitar mengetahui kejadian itu.
Warga Desa Pangkalan Pari Geger
Perampokan yang terjadi di Desa Pangkalan Pari Blok Sigarkupat, Kecamatan Jatitujuh, sontak membuat warga sekitar geger. Lingkungan yang biasanya tenang mendadak ramai setelah kabar perampokan menyebar pada Rabu pagi.
Warga mengaku khawatir dengan meningkatnya tindak kriminal di wilayah tersebut, terlebih korban merupakan seorang lansia yang tinggal di rumahnya. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama saat malam hingga dini hari.
Kabupaten Majalengka sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah di Jawa Barat yang terus berkembang. Namun, kasus kriminalitas seperti perampokan rumah tetap menjadi perhatian serius aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Penyelidikan
Mendapat laporan dari warga, petugas dari Polsek Jatitujuh bersama tim Inafis dari Polres Majalengka langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas melakukan pemeriksaan di sekitar rumah korban, termasuk pada bagian jendela yang dicongkel pelaku sebagai akses masuk. Sejumlah barang bukti dan sidik jari turut dikumpulkan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga meminta keterangan dari korban serta beberapa saksi di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Hingga kini, aparat masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku perampokan tersebut.
Modus Perampokan Rumah Lansia
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga memanfaatkan kondisi rumah yang relatif sepi dan dihuni lansia seorang diri. Modus masuk melalui jendela kamar menjadi celah yang sering digunakan pelaku kejahatan karena minim pengawasan.
Kasus perampokan rumah dengan korban lansia bukan kali pertama terjadi di sejumlah daerah. Pelaku biasanya mengincar korban yang dianggap lemah dan tidak mampu melawan. Ancaman kekerasan menjadi cara untuk membuat korban takut dan menyerahkan harta benda tanpa perlawanan.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan sistem keamanan rumah, seperti memasang teralis jendela, kunci tambahan, serta kamera pengawas (CCTV) guna meminimalkan risiko tindak kriminal.
Imbauan Kepolisian untuk Warga
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Jatitujuh, untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan. Warga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk tidak menyimpan atau mengenakan perhiasan berlebihan di rumah, terutama bagi lansia yang tinggal sendiri. Koordinasi antarwarga melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling) juga dinilai penting untuk mencegah aksi kriminal.
Kasus perampokan di Majalengka ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Penyelidikan intensif terus dilakukan guna menangkap pelaku dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kerugian Capai Rp50 Juta
Akibat aksi perampokan tersebut, korban mengalami kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp50 juta. Selain kerugian finansial, korban juga mengalami trauma akibat ancaman pembunuhan yang diterimanya saat kejadian.
Pihak keluarga korban berharap pelaku segera tertangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu, aparat kepolisian memastikan akan mengusut tuntas kasus ini demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Majalengka.
Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa kewaspadaan dan sistem keamanan yang baik sangat diperlukan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Dengan kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian, diharapkan kasus serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
