Festival Ramadan KPw Bank Indonesia Cirebon perkuat ekosistem ekonomi syariah dan gaya hidup halal (Foto : Darfan)
MAJALENGKA, Buletinmedia.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menyelenggarakan Festival Ramadan 2026 di Kabupaten Majalengka sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan mendorong gaya hidup halal di wilayah Ciayumajakuning. Kegiatan bertajuk FestRa 2026 ini menjadi momentum strategis dalam pengembangan UMKM syariah, digitalisasi transaksi melalui QRIS, serta peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Festival Ramadan 2026 yang digelar di Kabupaten Majalengka ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Majalengka. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya sektor ekonomi dan keuangan syariah.
FestRa 2026 Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Ciayumajakuning
Rangkaian kegiatan FestRa 2026 berlangsung pada 1 hingga 7 Maret 2026 dengan mengusung tema “Ramadan Langkung Sae, Sinergi Nilai Ramadan dalam Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah.” Melalui tema tersebut, Festival Ramadan 2026 di Majalengka diharapkan mampu menjadi wadah sinergi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta masyarakat dalam memperkuat industri halal dan UMKM berbasis syariah.
Penyelenggaraan FestRa 2026 juga merupakan bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung Provinsi Jawa Barat dalam ajang Anugerah Adinata Syariah Nasional serta menyemarakkan Bulan Pembiayaan Syariah dan National Halal Festival.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah difokuskan pada tiga strategi utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan sektor ekonomi syariah, serta peningkatan literasi, inklusi keuangan, dan halal lifestyle.
“Kita ingin pengembangan UMKM agar naik kelas dengan adanya kegiatan ini, kemudian digitalisasi transaksi yaitu dengan mengakselerasi QRIS,” ujar Wihujeng Ayu Rengganis.
27 UMKM Unggulan Meriahkan Festival Ramadan 2026
Dalam Festival Ramadan 2026 di Majalengka ini, Bank Indonesia Cirebon memfasilitasi 27 UMKM unggulan. UMKM tersebut terdiri atas 21 pelaku usaha kuliner, 3 pelaku kriya, dan 3 pelaku modest fashion. Partisipasi puluhan UMKM ini diharapkan mampu meningkatkan omzet pelaku usaha lokal sekaligus memperluas pasar produk halal di wilayah Ciayumajakuning.
Momentum FestRa 2026 juga ditandai dengan peresmian Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) Kasungka Majalengka. Zona KHAS ini menjadi kawasan kuliner terverifikasi halal dan higienis pertama di Ciayumajakuning. Kehadiran zona tersebut mempertegas komitmen Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam mendorong standar halal dan keamanan pangan bagi pelaku UMKM.
Dengan adanya Zona KHAS, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman berbelanja dan menikmati kuliner halal, tetapi juga memperoleh jaminan kualitas serta kebersihan produk yang dikonsumsi.
Digitalisasi Transaksi Melalui QRIS
Salah satu fokus utama Festival Ramadan 2026 adalah percepatan digitalisasi sistem pembayaran. Hasil kolaborasi dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah mendorong optimalisasi penggunaan QRIS di seluruh area FestRa.
Seluruh transaksi merchant selama kegiatan berlangsung diwajibkan menggunakan QRIS. Kebijakan ini bertujuan untuk memperluas inklusi keuangan digital sekaligus meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi.
Untuk menambah semarak acara, Bank Indonesia menghadirkan program apresiasi “QRIS Jawara” bagi pedagang serta “QRIS Race” bagi pengunjung. Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus mendorong adopsi pembayaran non-tunai secara lebih luas.
Digitalisasi UMKM melalui QRIS menjadi langkah konkret dalam memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di era ekonomi digital.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Majalengka
Pemerintah Kabupaten Majalengka menyambut baik penyelenggaraan Festival Ramadan 2026. Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengapresiasi sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi syariah.
“Kita sangat mengapresiasi adanya rangkaian kegiatan FestRa ini. Berbagai edukasi dan perlombaan tidak hanya untuk menjadi pemenang, tetapi untuk lebih memaknai ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan menyejahterakan umat. Dan bertepatan juga dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Majalengka sebagai wujud eratnya kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah dalam menggerakkan roda ekonomi, khususnya ekonomi syariah,” ujar Eman Suherman.
Rangkaian kegiatan FestRa tidak hanya berfokus pada pameran dan bazar UMKM, tetapi juga diisi dengan berbagai edukasi, perlombaan, serta kegiatan sosial keagamaan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Perluasan Akses Pembiayaan dan Literasi Keuangan
FestRa 2026 juga menghadirkan inovasi “In-Festasi” (Integrasi Festival Finansial) sebagai sarana perluasan akses pembiayaan bagi UMKM. Melalui program ini, pelaku usaha dapat mengecek riwayat kredit melalui SLIK OJK serta berkonsultasi langsung dengan perbankan syariah di lokasi acara.
Langkah ini bertujuan membantu UMKM memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan terarah, sehingga mampu meningkatkan kapasitas usaha secara berkelanjutan.
Selain itu, optimalisasi instrumen keuangan sosial syariah turut didorong melalui program wakaf “Berkafein”. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keuangan sosial syariah dalam mendukung pembangunan ekonomi umat.
Antusiasme Peserta dan Puncak Acara
Festival Ramadan 2026 di Majalengka mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Lebih dari 500 peserta dari Kabupaten Majalengka dan wilayah Ciayumajakuning turut berpartisipasi dalam berbagai rangkaian kegiatan.
Sebagai puncak syiar ekonomi dan keuangan syariah, FestRa 2026 akan ditutup dengan tabligh akbar oleh Hanan Attaki pada 6 Maret 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi syariah.
Melalui Festival Ramadan 2026, Bank Indonesia Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan peningkatan omzet UMKM, perluasan literasi ekonomi syariah, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat antara regulator, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, ekosistem ekonomi syariah di Ciayumajakuning diharapkan semakin kokoh dan berkembang.
