Gas Elpiji 3 Kg (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Warga di Cirebon, Jawa Barat, masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan tabung elpiji 3 kg, yang kerap jadi kebutuhan utama sehari-hari. Meskipun telah mengunjungi berbagai warung, beberapa warga seperti Didin, seorang pemuda asal Pabedilan, Kabupaten Cirebon, mengaku harus berkeliling beberapa tempat hanya untuk mencari elpiji 3 Kg.
“Tadi pagi saya muter-muter nyari elpiji 3 kg ke warung-warung. Katanya malam atau besok kiriman elpiji datang. Saya kan butuhnya sekarang,” ujar Didin, yang membawa dua tabung gas kosong milik keluarganya. Setelah beberapa usaha mencari di sekitar rumah, akhirnya Didin harus berpindah ke Kecamatan Ciledug, dan baru berhasil mendapatkan gas 3 kg dengan harga Rp 22 ribu. “Alhamdulillah dapat. Saya beli seharga Rp 22 ribu,” tambahnya.
Meskipun begitu, Didin merasa bersyukur karena setelah pulang, sang ayah juga berhasil menemukan elpiji 3 kg dengan harga yang sama. “Bagi kami yang penting elpiji mudah didapat,” ungkap Didin yang tetap berusaha memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan cara berpencar mencari pasokan elpiji.
Kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat umum, tetapi juga oleh pemilik usaha kecil seperti Surti, 47, yang memiliki warung makan di kawasan Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Surti mengaku bahwa kebutuhan elpiji 3 kg untuk warung makan setiap harinya mencapai satu tabung, sementara di rumah, ia membutuhkan tiga tabung dalam seminggu.
ia tetap berharap agar pasokan elpiji dapat lebih mudah dijangkau oleh pelaku usaha kecil dan warga pada umumnya. Sambil berharap agar keadaan ini segera membaik, Surti pun mengungkapkan rasa khawatirnya jika masalah pasokan elpiji terus berlanjut. “Masa iya masak harus menggunakan kayu bakar?” kata Surti, yang khawatir jika kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg berlarut-larut, akan sangat mempengaruhi usahanya.
Surti berharap agar pemerintah lebih memperhatikan ketersediaan gas untuk masyarakat, khususnya untuk kebutuhan usaha mikro seperti warung makan yang bergantung pada pasokan elpiji untuk tetap beroperasi.
Keterbatasan pasokan elpiji 3 kg menjadi tantangan bagi masyarakat Cirebon. Meskipun beberapa orang berhasil mendapatkannya di lokasi yang agak jauh, kenyataan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih pada distribusi yang merata dan harga yang terjangkau.
