Kebakaran hebat terjadi di Kota Cirebon. Sebanyak dua unit rumah warga Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon (Foto : Darfan)
CIREBON, Buletinmedia.com – Kebakaran hebat terjadi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin malam. Dua unit rumah warga di Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, dilaporkan ludes terbakar akibat dugaan korsleting listrik. Peristiwa kebakaran di Cirebon ini sempat membuat panik warga sekitar karena kobaran api dengan cepat membesar dan membumbung tinggi disertai asap pekat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran dua rumah di Desa Bandengan, Mundu, Kabupaten Cirebon tersebut terjadi saat kondisi rumah sedang ditinggal pemiliknya untuk berjualan. Api pertama kali diduga muncul dari salah satu kamar setelah aliran listrik sempat padam dan kemudian menyala kembali.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik di lingkungan tempat tinggal.
Kronologi Kebakaran Dua Rumah di Mundu Cirebon
Kebakaran di Mundu Cirebon bermula ketika listrik di rumah tersebut sempat mengalami pemadaman. Tidak lama kemudian, aliran listrik kembali menyala. Namun, setelah listrik aktif kembali, muncul kepulan asap dari salah satu bagian kamar rumah.
Saksi mata bernama Vera menuturkan bahwa api dengan cepat membesar setelah terlihat asap dari dalam kamar.
“Awalnya listrik itu mati, kemudian menyala. Anak-anak melihat asap di bagian kamar, lalu tiba-tiba api langsung membesar,” ujar Vera.
Api dengan cepat menjalar karena banyaknya material yang mudah terbakar di dalam rumah. Dua rumah yang lokasinya berdempetan membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. Dalam waktu singkat, si jago merah menghanguskan sebagian besar bangunan.
Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.
Tiga Unit Damkar Dikerahkan
Petugas Damkar Kabupaten Cirebon yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran dua rumah di Desa Bandengan tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas langsung berjibaku memadamkan api yang sudah membesar. Proses pemadaman berlangsung selama hampir dua jam sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.
Kepala Bidang Penanganan dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana, membenarkan adanya kebakaran rumah tinggal di wilayah Mundu.
“Kami mendapat laporan adanya kebakaran rumah tinggal di daerah Mundu. Total ada dua rumah yang terbakar. Kemungkinan penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik,” ujar Eno Sudjana.
Ia menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada hubungan arus pendek listrik atau korsleting yang terjadi setelah aliran listrik kembali menyala usai pemadaman.
Petugas Sempat Tersetrum Saat Pemadaman
Dalam proses pemadaman kebakaran di Cirebon tersebut, salah satu petugas Damkar sempat tersetrum aliran listrik yang diduga belum sepenuhnya terputus. Beruntung, petugas tersebut tidak mengalami luka serius dan tetap dapat melanjutkan tugasnya.
Insiden ini menjadi perhatian karena menunjukkan risiko tinggi yang dihadapi petugas pemadam kebakaran saat bertugas di lapangan. Instalasi listrik yang masih aktif kerap menjadi ancaman tambahan dalam proses pemadaman kebakaran rumah tinggal.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dengan menyemprotkan air ke seluruh bagian bangunan yang terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran dua rumah di Kabupaten Cirebon ini, kerugian materiil ditaksir cukup besar. Kerusakan parah pada bangunan dan harta benda milik warga menyebabkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Dua rumah yang terbakar diketahui berada dalam kondisi berdempetan, sehingga api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Struktur bangunan serta perabotan rumah tangga yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api.
Peristiwa kebakaran di Desa Bandengan, Mundu, Cirebon ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah tinggal di berbagai daerah.
Imbauan Waspada Bahaya Korsleting Listrik
Petugas mengimbau warga agar memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan sesuai standar. Penggunaan kabel yang sudah usang, sambungan listrik yang tidak sesuai, serta beban listrik berlebih dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera mematikan aliran listrik utama apabila terjadi tanda-tanda korsleting, seperti percikan api, bau terbakar, atau munculnya asap dari instalasi listrik.
Kebakaran di Cirebon yang menghanguskan dua rumah warga Desa Bandengan ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik sangat penting. Langkah pencegahan sederhana dapat mengurangi risiko kerugian besar akibat kebakaran.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan evaluasi terkait dampak kebakaran tersebut. Warga yang terdampak diharapkan segera mendapatkan bantuan untuk pemulihan pascakebakaran.
Peristiwa kebakaran di Mundu, Kabupaten Cirebon ini menambah daftar kasus kebakaran akibat dugaan korsleting listrik. Diharapkan dengan adanya kejadian ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan instalasi listrik semakin meningkat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
