Susi Pudjiastuti dan Ignasius Jonan (Kolase Foto)
Buletinmedia.com – Dedi Mulyadi, yang baru saja terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat untuk periode 2025-2030, memiliki rencana besar untuk membentuk tim penasihat yang terdiri dari beberapa tokoh berpengalaman yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pemerintahan yang akan dipimpinnya. Dalam langkah awalnya, Dedi berniat mengajak sejumlah mantan menteri yang sudah terbukti memiliki rekam jejak sukses di bidangnya masing-masing, untuk bergabung sebagai penasihat dalam berbagai sektor strategis pemerintahan.
Salah satu tokoh yang direncanakan untuk bergabung adalah Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, yang dikenal luas karena keberhasilannya dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Mengingat Jawa Barat merupakan provinsi yang dikelilingi oleh laut, Dedi merasa bahwa pengalaman dan wawasan Susi di bidang kelautan akan sangat berguna dalam memperkuat sektor tersebut di Jawa Barat. Selain itu, Dedi juga berencana untuk mengundang Ignasius Jonan, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang memiliki keahlian dalam bidang transportasi dan energi. Dedi menyatakan bahwa Ignasius akan dijadikan penasihat di sektor transportasi, mengingat pentingnya infrastruktur transportasi yang baik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Jawa Barat.
Selain Susi dan Ignasius, Dedi juga memiliki rencana untuk mengundang sejumlah pakar lainnya yang memiliki keahlian di bidang masing-masing, termasuk salah satunya adalah Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, yang dikenal luas karena kemampuannya dalam hal administrasi dan birokrasi pemerintahan. Dengan menggandeng para ahli dan tokoh berpengalaman ini, Dedi berharap dapat menciptakan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh Jawa Barat.
Dedi Mulyadi bersama pasangannya, Erwan Setiawan, secara resmi terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Januari 2025, setelah melalui proses pemilihan yang berjalan dengan lancar. Keduanya dijadwalkan untuk dilantik pada 7 Februari 2025, yang akan menjadi momen penting bagi keduanya untuk memulai tugas dan tanggung jawab mereka dalam memimpin provinsi yang memiliki populasi dan potensi ekonomi yang besar ini. Dengan dukungan tim penasihat yang terdiri dari para tokoh berkompeten, Dedi berharap dapat menjalankan pemerintahannya dengan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Jawa Barat ke depan.
