Foto: Ilustrasi. (Getty Images/iStockphoto/Kanawa_Studio)
Buletinmedia.com – Ketupat adalah hidangan Lebaran yang biasanya disajikan dengan rendang, opor ayam, dan sambal goreng kentang. Pembuatannya menggunakan janur atau daun kelapa muda yang dibentuk persegi empat, diisi beras, dan direbus hingga matang. Namun, banyak yang gagal membuat ketupat yang pulen dan tidak mudah basi.
Untuk membuat ketupat yang pulen dan tahan lama, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan:
-
Gunakan Beras Pulen
Ilustrasi beras pulen (Tangkapan Layar) Pilih beras pulen agar ketupat padat dan lembut. Beras pera membuat ketupat keras dan kurang matang.
-
Jangan Isi Beras Terlalu Penuh

Ilustrasi memasukan beras ke ketupat (Tangkapan Layar) Isi ketupat hanya hingga ¾ bagian untuk memberi ruang agar ketupat mengembang. Beras yang terlalu penuh akan membuat ketupat keras dan tidak matang.
-
Rebus dengan Teknik yang Tepat

Merebus Ketupat (Tangkapan Layar) Gunakan teknik 20-30-20-30 untuk merebus ketupat: rebus 20 menit, diamkan 30 menit, rebus lagi 20 menit, lalu diamkan 30 menit. Hindari membuka tutup panci saat didiamkan.
-
Gunakan Air Panas, Bukan Dingin

Ilustrasi rebus ketupat (Tangkapan Layar) Jika perlu menambah air, gunakan air panas. Air dingin dapat menurunkan suhu dan membuat ketupat tidak matang sempurna.
-
Pastikan Matang Sempurna

Ilustrasi cek kematangan ketupat (Tangkapan Layar) Cek kematangan dengan menekan ketupat. Ketupat matang memiliki tekstur padat.
-
Gantung Ketupat Matang

Menggantung ketupat agar tahan lama (Tangkapan Layar) Simpan ketupat matang dengan menggantungnya agar tetap kering dan awet hingga 3 hari. Sebelum disajikan, hangatkan ketupat dengan rice cooker atau dikukus.
