Ubi Yakon (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Ubi yakon belakangan ini menjadi populer di kalangan konten kreator makanan, terutama di media sosial seperti TikTok. Ubi yang berasal dari Amerika Selatan ini, kini mulai banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di daerah Wonosobo, Bandung, dan Yogyakarta. Ubi yakon sering disebut-sebut karena tekstur dan rasa yang berbeda dari ubi jalar pada umumnya. Walaupun bentuknya mirip, ubi yakon ternyata memiliki keistimewaan tersendiri yang membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.
Ubi yakon memiliki tekstur renyah dan rasa manis yang ringan, mirip dengan bengkoang. Banyak konten kreator, seperti Nana Koot dan Diikadik, yang mengunggah momen mereka mencicipi ubi yakon. Nana Koot, misalnya, mencoba ubi yakon mentah yang ia dapatkan dari Wonosobo. Setelah mengupasnya, Nana mengungkapkan bahwa rasanya mirip dengan bengkoang dan sangat juicy, membuatnya semakin tertarik dengan keunikan ubi yakon. Konten Diikadik yang viral juga menambah daya tarik ubi yakon, yang disebutnya memiliki rasa campuran antara tebu, pir, dan bengkoang, dengan sedikit rasa jahe.
Selain bisa dimakan mentah, ubi yakon juga dapat diolah dengan cara direbus. Setelah direbus, teksturnya berubah menjadi kenyal di luar dan tetap renyah di bagian dalam. Meskipun direbus, rasa manis dari ubi yakon tetap terasa, membuatnya cocok dijadikan camilan sehat. Banyak orang yang juga mencoba ubi yakon rebus dan membandingkannya dengan makanan lain, seperti ganyong atau kentang, karena tekstur yang unik tersebut.
Ubi yakon dikenal kaya akan serat, rendah kalori, dan mengandung fruktooligosakarida yang bermanfaat untuk kesehatan. Beberapa studi bahkan menyebutkan bahwa konsumsi ubi yakon dapat membantu mengelola diabetes, menurunkan kadar kolesterol, dan mendukung sistem pencernaan. Meskipun demikian, tanaman ini hanya mengandung serat, air, dan fruktosa yang tidak dapat dicerna tubuh, sehingga tergolong sebagai makanan dengan nilai gizi rendah. Meskipun demikian, manfaat kesehatan yang dimilikinya tetap menjadikan ubi yakon sebagai pilihan makanan yang menarik.
Harga ubi yakon bervariasi, tergantung dari tempat dan cara pembelian. Di pasar tradisional Wonosobo, ubi yakon dihargai sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram, sementara di situs jual beli online, harga ubi yakon bisa mencapai Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. Untuk mendapatkan ubi yakon yang berkualitas, pastikan memilih yang kulitnya bersih dan padat, tanpa bercak. Ubi yakon ini bisa disimpan di tempat yang sejuk dan kering agar tetap segar lebih lama.
