Ilustrasi Penipuan Ringkasan AI (Sumber : id.pinterest.com)
Buletinmedia.com – Scammer kini menggunakan Ringkasan AI Google sebagai sarana untuk menjalankan modus penipuan online terbaru. Fitur yang seharusnya memudahkan pengguna dalam menemukan jawaban cepat kini justru menjadi celah penyebaran informasi palsu.
Ketika pengguna melakukan pencarian di Google, Ringkasan AI sering muncul di bagian teratas hasil pencarian. Namun, belakangan ini sejumlah ringkasan justru mengarahkan pengguna pada nomor layanan palsu, tutorial menyesatkan, atau bahkan link scam yang dibuat oleh jaringan penipu.
🔍 Modus Penipuan via Ringkasan AI Google
Menurut pakar keamanan siber Alfons Tanujaya dari Vaksin.com, para penipu mengeksploitasi sistem pencarian Google, termasuk fitur AI Overview (Ringkasan AI) dengan memasukkan data palsu ke situs-situs seperti Quora, forum bantuan, atau blog tidak kredibel.
“Penipu membuat banyak akun palsu dan berdiskusi pura-pura di forum. Satu akun bertanya, akun lain menjawab dengan nomor CS palsu. Saat AI Google mengindeks, info itu dianggap sah,” jelas Alfons kepada detikINET, Kamis (18/9/2025).
Modus serupa juga digunakan dalam penipuan CS maskapai palsu, di mana hasil pencarian Google menampilkan nomor telepon palsu yang muncul lebih dulu dibandingkan kontak resmi. Penipu memanfaatkan celah algoritma Google untuk memenangkan peringkat di hasil pencarian.
🧠 Bahaya “Garbage In, Garbage Out” pada AI
AI yang digunakan Google bekerja berdasarkan data yang diambil dari berbagai situs. Jika data tersebut sudah tercemar oleh informasi palsu, maka output-nya pun akan menyesatkan.
“Secanggih apa pun AI, jika data sumbernya sampah, maka hasilnya pun akan salah. Ini yang disebut prinsip GIGO: Garbage In, Garbage Out,” tegas Alfons.
⚠️ Tips Mencegah Jadi Korban Penipuan via Ringkasan AI
Agar terhindar dari jebakan ini, Alfons memberikan beberapa tips penting bagi pengguna internet:
- Jangan langsung percaya hasil Ringkasan AI Google, terutama untuk informasi kontak penting seperti:
- CS bank
- Maskapai penerbangan
- BPJS
- Layanan pajak
- E-commerce dan marketplace
- Selalu verifikasi ulang nomor telepon atau informasi penting langsung dari situs resmi instansi yang bersangkutan.
- Bersikap skeptis dan teliti sebelum menghubungi nomor yang ditemukan di hasil pencarian.
“Jangan pernah percaya mentah-mentah pada hasil search ataupun AI,” tutup Alfons.
