illustrasi : freepik
Selama menjalani puasa Ramadan, tubuh rentan kehilangan banyak cairan. Karena itu, mengonsumsi minuman yang dapat menjaga hidrasi sepanjang hari sangat penting. Berikut lima minuman yang direkomendasikan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi saat berpuasa:
1. Air Kelapa
Minuman alami ini kaya akan elektrolit yang mampu menggantikan cairan dan mineral yang hilang selama puasa. Kandungan elektrolit air kelapa jauh lebih tinggi dibandingkan air putih, menjadikannya pilihan yang lebih baik untuk menjaga hidrasi. Air kelapa juga rendah kalori dan mengandung nutrisi penting seperti kalium dan magnesium. Penelitian menunjukkan bahwa air kelapa memiliki indeks rehidrasi dan respon glukosa darah yang sangat baik. Namun, sebaiknya ibu hamil, menyusui, penderita tekanan darah tinggi, pasca operasi, dan penderita penyakit ginjal menghindari konsumsi air kelapa.
2. Jus Semangka
Jus semangka adalah opsi menyegarkan lainnya yang kaya akan kandungan air dan mineral, mencapai 90%. Semangka mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu menghilangkan dahaga dan menggantikan nutrisi yang hilang. Jus semangka juga mengandung karbohidrat berupa serat pangan yang dapat meningkatkan energi dan stamina.
3. Infused Water
Infused water, air putih yang dicampur dengan potongan buah atau sayuran, tidak hanya menyegarkan tetapi juga menarik. Minuman ini mengandung vitamin, mineral, antioksidan, dan elektrolit yang bermanfaat bagi tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa infused water mampu meningkatkan asupan cairan harian dan hidrasi secara signifikan dibandingkan dengan air biasa.
4. Susu
Susu juga bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh karena mengandung 90% air serta elektrolit dan natrium yang membantu tubuh menahan lebih banyak cairan. Penelitian menunjukkan bahwa susu lebih baik daripada minuman isotonik atau air putih dalam menghidrasi tubuh, terutama saat panas matahari menyengat. Susu juga mengandung protein, karbohidrat, dan sedikit lemak yang bisa mengembalikan energi dan semangat tubuh.
5. Hindari Minuman Bergula dan Berkafein
Dr. Aftab Ahmed mengingatkan untuk menghindari minuman manis dan berkafein saat berpuasa. Minuman manis dengan tambahan gula dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan penurunan energi. Minuman berkafein, jika dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu pola tidur.
Dengan mengikuti rekomendasi ini, Anda dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi dan sehat selama menjalani puasa Ramadan.
