Pemilik aplikasi Koin Jagat, Barry Beagen dan Xing Zhe Loy. Pengembang Jagat akan mengubah permainan Berburu Koin imbas kontroversi yang dilakukan penggunanya.(Dok. LinkedIn Barry Beagen dan Xing Zhe Loy)
Buletinmedia.com – Masyarakat belakangan ini dikejutkan dengan fenomena perburuan Koin Jagat yang dapat ditukar dengan uang ratusan juta melalui aplikasi Jagat. Fenomena ini memicu kegembiraan sekaligus kontroversi, terutama setelah beberapa fasilitas umum, seperti Gelora Bung Karno (GBK), mengalami kerusakan akibat pencarian koin yang dilakukan oleh para pengguna. Banyak yang penasaran dengan siapa di balik kesuksesan aplikasi ini, yang kini menjadi topik hangat di kalangan warganet.
Ternyata, di balik aplikasi Jagat yang tengah ramai dibicarakan tersebut terdapat dua sosok penting. Aplikasi ini dimiliki oleh perusahaan bernama Jagat Technology Pte. Ltd., yang berpusat di Singapura, dan didirikan oleh dua tokoh utama: Barry Beagen dan Loy Xing Zhe. Meski identitas mereka tidak terlalu banyak dipublikasikan, penelusuran lebih lanjut mengungkapkan latar belakang mengesankan keduanya.
Siapa Sebenarnya Pemilik Aplikasi Jagat?
Barry Beagen, yang kini menjabat sebagai Presiden Jagat Tech, berasal dari Jakarta, Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan yang sangat mentereng, Barry menyelesaikan studi sarjana Teknik Sipil dan Lingkungan di Cornell University, Amerika Serikat, sebelum melanjutkan pendidikan Master of Architecture di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 2015. Karirnya di dunia profesional juga sangat impresif, dengan pengalaman bekerja di sejumlah perusahaan besar di AS, termasuk Diller Scofidio + Renfro dan MIT.
Di sisi lain, Loy Xing Zhe, yang menjabat sebagai CEO Jagat Tech, adalah warga negara Singapura yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang Teknik Kimia dari Rice University di AS. Ia kemudian melanjutkan studi di Shanghai Jiao Tong University dalam bidang Business Administration and Management. Seperti Barry, Loy juga memiliki jejak karier yang tak kalah mengesankan, dengan pengalaman bekerja di sejumlah perusahaan ternama, sebelum akhirnya berkolaborasi dengan Barry Beagen untuk mendirikan Jagat Tech pada 2021.
Jejak Karier Pemilik Jagat
Barry Beagen telah membangun karier yang cemerlang sebelum memulai perjalanan bersama Jagat. Ia pernah bekerja sebagai Architectural Designer di Diller Scofidio + Renfro dan menjadi Graduate Research Assistant di MIT, serta mengajar sebagai Adjunct Assistant Professor di Columbia University. Pada 2018, ia bergabung dengan Kota Kita Foundation sebagai Program Director sebelum akhirnya mendirikan Jagat Tech.
Loy Xing Zhe juga memiliki pengalaman karier yang beragam. Ia pernah menjabat sebagai Area Manager dan Associate Director of Marketing di Da Vinci Home Corp, kemudian menjabat sebagai Deputy General Manager di The M-Tex Group. Sebelum mendirikan Jagat, ia juga menjadi Co-founder dan CEO di beberapa perusahaan lainnya, termasuk Radbug Singapore Tech.
Kontroversi dan Tindak Lanjut Aplikasi Jagat
Meski fenomena Koin Jagat memberikan peluang bagi banyak orang untuk mendapatkan uang melalui aplikasi ini, perburuan koin yang dilakukan para pengguna menimbulkan kerusakan pada fasilitas umum, termasuk yang terjadi di Gelora Bung Karno. Kejadian ini memicu reaksi dari pemerintah, dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pun memanggil pihak Aplikasi Jagat untuk memberi penjelasan.
Pada Rabu, 15 Januari 2025, Barry Beagen selaku perwakilan Jagat Tech memenuhi panggilan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang terjadi. Ia menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengubah format perburuan koin yang dikenal dengan nama Coin Hunt menjadi sesuatu yang lebih positif. “Kami akan mengubah format Coin Hunt menjadi ‘Misi Jagat’ untuk mendorong pengguna berkontribusi positif bagi ruang publik dan fasilitas umum,” ungkap Barry setelah pertemuan dengan Kemkomdigi.
Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dan menjadikan aplikasi Jagat sebagai platform yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Demikianlah sekilas mengenai siapa pemilik Aplikasi Jagat dan latar belakang serta kontroversi yang melingkupinya.
