sumber ilustrasi : freepik
Perhiasan emas telah lama menjadi simbol kemewahan dan elegansi, tak hanya karena nilai logam mulianya, tetapi juga karena sentuhan batu permata yang menghiasinya. Batu-batu ini tidak hanya memperindah tampilan, tetapi juga menambahkan nilai estetika dan karakter pada setiap desainnya.
Di antara banyak batu permata yang kerap tersemat pada emas, seperti safir biru yang menawan, zamrud hijau yang eksotis, hingga berlian yang tak lekang oleh waktu, terdapat satu batu unik yang kerap menimbulkan kesalahpahaman: zircon.
“Zircon terlihat seperti emas, tapi bukan emas,” ujar Cuwita Surya, Director of Operations dari SKK Jewels, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 21 Maret 2025 di Jakarta Selatan.
Zircon memang memiliki warna keemasan yang bisa menipu mata. Banyak yang mengira batu ini adalah emas karena kilau dan warnanya, padahal zircon merupakan batu permata sintetis atau alami yang sering digunakan sebagai alternatif dari batu-batu mahal seperti berlian atau bahkan emas itu sendiri.
💡 3 Tips Jitu Menjaga Perhiasan Emas Tetap Cemerlang
Cuwita Surya tidak hanya membahas keunikan batu zircon, tapi juga membagikan tips penting seputar cara memakai dan merawat perhiasan emas agar tetap bersinar dan tahan lama. Perhiasan emas memang bisa pudar kilaunya jika tak dijaga dengan baik, terutama jika terkena bahan kimia atau kondisi yang kurang ideal.
Berikut tiga kiat praktis dari SKK Jewels:
-
Jangan Pakai Saat Mandi
Air sabun dan zat kimia dari sampo atau sabun bisa menyebabkan lapisan emas menjadi kusam atau menipis. -
Hindari Saat Mencuci Piring atau Tangan
Kontak dengan deterjen, sabun pencuci piring, dan air panas bisa mempercepat keausan permukaan emas dan memudarkan kilau batu permata. -
Kenakan di Akhir Setelah Bersolek
Aplikasikan parfum, lotion, atau makeup terlebih dahulu, baru kenakan perhiasan. Ini untuk menghindari reaksi kimia yang bisa membuat perhiasan cepat kotor atau kusam.
Lalu, bagaimana jika emas sudah terlanjur terkena parfum atau lotion?
“Perhiasan emas itu sangat mudah dibersihkan, bahkan bisa dilakukan sendiri di rumah,” jelas Cuwita.
Membersihkannya bisa dilakukan dengan air hangat, sabun lembut, dan sikat gigi berbulu halus untuk mengangkat sisa-sisa kotoran di sela-sela permata dan lekukan logam.
