Susi Pudjiastuti (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Dedi Mulyadi, Gubernur terpilih Jawa Barat, baru-baru ini mengunjungi mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, di Pangandaran, Jawa Barat. Dalam kunjungannya, Dedi meminta Susi untuk menjadi penasihat gubernur dalam bidang kelautan. Tawaran tersebut muncul sebagai bagian dari upaya untuk memajukan sektor kelautan di Jawa Barat, mengingat pengalaman dan keahlian Susi di bidang tersebut selama menjabat sebagai Menteri. Namun, Susi tidak langsung menerima tawaran itu begitu saja, terutama setelah mendengar bahwa jabatan penasihat tersebut akan dimasukkan dalam Surat Keputusan (SK) gubernur.
Susi mengajukan beberapa syarat sebelum ia memutuskan untuk menerima tawaran tersebut. Salah satu syarat utamanya adalah agar sektor kelautan tetap produktif dan kesejahteraan nelayan menjadi prioritas utama. Ia menegaskan bahwa jika ia menerima jabatan tersebut, ia ingin memastikan bahwa laut Jawa Barat terus memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, khususnya nelayan. Susi juga menekankan bahwa ia tidak tertarik jika jabatan penasihat tersebut bersifat resmi atau terikat dengan status formal dalam pemerintahan, karena ia lebih menginginkan kebebasan untuk bekerja tanpa terikat birokrasi yang ketat.
Menanggapi kekhawatiran Susi, Dedi Mulyadi menawarkan solusi agar peran penasihat tersebut tidak memerlukan anggaran atau status resmi dalam pemerintahannya. Dedi berjanji bahwa peran Susi sebagai penasihat akan lebih bersifat non-formal, sehingga ia tetap bisa memberikan masukan dan saran tanpa harus terikat dengan struktur pemerintahan yang rumit. Dedi pun berusaha meyakinkan Susi bahwa ia akan mendapatkan kebebasan penuh dalam memberikan kontribusi kepada pembangunan sektor kelautan di Jawa Barat, tanpa harus terlibat dalam urusan administratif yang bisa membatasi ruang geraknya.
Setelah berdiskusi lebih lanjut, Susi akhirnya setuju untuk menerima tawaran tersebut dengan satu syarat penting: rapat-rapat yang melibatkan dirinya harus dilakukan di pinggir pantai, bukan di Bandung. Susi ingin agar keputusan-keputusan terkait kelautan dan kesejahteraan nelayan dapat diambil dengan lebih mendalam, di lokasi yang dekat dengan realitas kehidupan para nelayan. Selain itu, Susi juga menyampaikan kekhawatirannya tentang praktik pencurian benur yang marak di Pangandaran, yang kini menjadi masalah besar bagi kelestarian laut di daerah tersebut. Menanggapi hal ini, Dedi berjanji akan segera membentuk tim patroli untuk melindungi sumber daya laut di Pangandaran, guna mengatasi permasalahan tersebut secara serius.
