Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Sherly Tjoanda, gubernur terpilih Maluku Utara, mencatatkan sejarah baru dengan menjadi gubernur terkaya di antara 33 gubernur yang dilantik hari ini, Kamis (20/2), oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. Dalam laporan harta kekayaan yang diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 15 Oktober 2024, Sherly memiliki total kekayaan fantastis sebesar Rp709 miliar, menjadikannya figur yang memimpin dengan kekuatan finansial yang signifikan.
Sebagian besar harta kekayaan Sherly disumbangkan oleh tanah dan bangunan yang diperkirakan bernilai Rp201,13 miliar. Gubernur terpilih ini memperoleh perhatian publik tak hanya karena prestasinya, tetapi juga karena perjalanan karier politiknya yang menginspirasi. Sherly Tjoanda menggantikan posisi suaminya, Benny Laos, yang meninggal dunia dalam kecelakaan tragis, dan berhasil memenangkan Pilgub Maluku Utara 2024 dengan perolehan suara tertinggi sebanyak 359.416 suara.
Sementara itu, posisi kedua dalam daftar gubernur terkaya ditempati oleh Andi Sumangerukka, gubernur terpilih Sulawesi Tenggara, yang memiliki kekayaan sebesar Rp623,4 miliar. Harta kekayaannya mayoritas berasal dari tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah seperti Bekasi, Pekanbaru, dan Kendari.
Di posisi ketiga, Muhidin, Gubernur Kalimantan Selatan terpilih, mencatatkan total kekayaan Rp414 miliar, dengan sebagian besar berasal dari tanah dan bangunan di berbagai lokasi di Kalimantan Selatan.
Sebagai catatan, pelantikan ini melibatkan sejumlah kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua. Mereka akan segera memimpin provinsi masing-masing dengan harapan membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk ekonomi dan pembangunan daerah.
Sherly Tjoanda dan rekan-rekan gubernur lainnya akan dihadapkan pada tantangan besar dalam mengelola potensi daerah mereka dan memastikan kesejahteraan rakyat. Namun, dengan kekayaan dan latar belakang mereka, diharapkan akan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
