Tiket pesawat, paspor dan pesawat mainan di atas meja (shutterstock.com)
Buletinmedia.com – Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmennya untuk meringankan beban masyarakat pada momen Lebaran 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pemerintah akan melanjutkan program diskon harga tiket pesawat pada periode Lebaran 2025, sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan mendorong sektor transportasi.
- Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2025, Meneruskan Program Nataru 2024
Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa program diskon tiket pesawat yang sukses dilaksanakan pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 akan kembali diterapkan pada Lebaran 2025. Diskon ini, meski belum dipastikan besaran pastinya, akan melanjutkan kebijakan yang memberikan potongan harga sebesar 10% pada tiket pesawat.
“Programnya sama dengan kemarin, kita akan bahas detailnya lagi. Tapi, targetnya adalah diskon tiket pesawat untuk Lebaran 2025,” ujarnya dalam konferensi pers pada Jumat (31/1/2025). - Menjaga Aksesibilitas dan Mendorong Mobilitas Masyarakat
Momen Lebaran menjadi salah satu periode paling sibuk di Indonesia, dengan jutaan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Dengan adanya diskon tiket pesawat, pemerintah berharap dapat meningkatkan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih terjangkau. Program ini sekaligus diharapkan dapat memberikan stimulus ekonomi menjelang Lebaran. - Epic Sales 2025, Program Belanja Nasional yang Menguntungkan
Tak hanya sektor transportasi yang akan mendapatkan perhatian pemerintah. Airlangga juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan menggelar kembali Hari Belanja Nasional (Harbonas) 2025 dengan program “Every Purchase is Cheap” atau Epic Sales 2025. Program ini akan memberikan diskon besar-besaran pada produk-produk dalam negeri untuk mendorong konsumsi masyarakat dan mendukung perekonomian domestik.
“Harbonas 2025 adalah bagian dari upaya kita untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung produk-produk dalam negeri,” tambahnya. - Kebijakan Lain untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi
Selain diskon tiket pesawat dan program Epic Sales, pemerintah juga merencanakan kebijakan lainnya untuk menjaga stabilitas ekonomi pada 2025. Salah satunya adalah pemberian diskon tarif tol, yang diharapkan dapat mengurangi biaya transportasi darat selama musim liburan. Tak ketinggalan, pemerintah juga berfokus pada stabilisasi harga pangan, memastikan bahwa kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat, terutama mereka yang terdampak akibat pandemi. - Menteri BUMN Mengomentari Efisiensi di Industri Penerbangan
Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir juga memberikan respons terkait kebijakan diskon tiket pesawat Lebaran 2025. Meski belum dapat memastikan secara pasti, Erick menyampaikan bahwa Kementerian BUMN tengah berfokus pada efisiensi industri penerbangan. Salah satu perhatian utamanya adalah jumlah armada pesawat yang masih kurang untuk memenuhi permintaan pasar yang besar.
“Jumlah armada pesawat saat ini masih kurang, dan kita berusaha menambah pesawat untuk menghadapi lonjakan penumpang,” ujar Erick.
Dengan berbagai kebijakan yang terus dicanangkan pemerintah, harapannya adalah dapat menjaga keseimbangan ekonomi dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, terutama menjelang periode Lebaran 2025 yang diwarnai dengan tradisi mudik dan belanja.
