Nasib festival musik elektronik terbesar dunia, Tomorrowland, tahun ini harus diuji keras. Hanya sehari jelang pembukaan, tepatnya Rabu, 17 Juli 2025, panggung utamanya hangus terbakar dalam insiden yang mengejutkan banyak pihak.
Meski tidak ada korban jiwa, kobaran api sukses meluluhlantakkan landmark megah yang jadi ikon utama festival. Ratusan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah, namun kerusakan telanjur masif. Penyebab pasti kebakaran masih misterius, tapi menurut Jaksa Antwerpen, tidak ditemukan unsur kesengajaan sejauh ini.
Lalu, bagaimana nasib festivalnya?
Tenang! Tomorrowland tetap berlangsung selama dua pekan seperti yang direncanakan. Promotor memutuskan untuk tetap menyelenggarakan konser, dengan semangat penuh agar para penggemar tidak kecewa. Sebagai alternatif, panggung pertunjukan akan dibagi antara Panggung Utama yang kini tinggal puing dan Panggung Kebebasan (Freedom Stage).
Line-up bintang pun tak main-main: David Guetta, Armin Van Buuren, Lost Frequencies, Charlotte de Witte, dan deretan DJ papan atas lainnya dijadwalkan tampil mulai Jumat pekan ini. Meski kondisi tak sempurna, energi dan komitmen untuk tetap merayakan musik tetap membara.
Tomorrowland tahun ini membuktikan, bahkan di tengah kobaran api dan kehancuran, musik tetap bisa menyatukan semua orang.
