Ilustrasi menimbang badan (shutterstock.com)
Buletinmedia.com – Liburan memang waktunya untuk bersenang-senang, apalagi dengan berbagai hidangan lezat yang menggoda. Namun, setelah liburan panjang Natal dan Tahun Baru, banyak dari kita yang khawatir berat badan jadi naik drastis karena terlalu banyak makan enak. Tenang, kamu nggak perlu merasa bersalah! Sesekali menikmati makanan tanpa khawatir boleh kok, tapi kalau sekarang kamu merasa berat badan sedikit melambung, jangan khawatir. Ada cara untuk mengembalikannya, yaitu dengan defisit kalori!
Defisit kalori adalah kondisi di mana kamu mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Ketika kalori yang masuk lebih sedikit, tubuh akan mulai membakar lemak yang disimpan untuk dijadikan energi, sehingga berat badan pun berangsur-angsur turun. Nah, jika kamu tertarik untuk mencoba defisit kalori, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti!
1. Hitung Kebutuhan Kalori Per Hari

Setiap orang punya kebutuhan kalori yang berbeda-beda, tergantung pada faktor tinggi badan, berat badan, dan tingkat aktivitas. Kamu bisa mulai dengan mencari kalkulator kalori online untuk mengetahui estimasi kebutuhan kalori harianmu. Biasanya, untuk menurunkan berat badan secara sehat, seseorang perlu melakukan defisit kalori sekitar 500 kalori per hari.
2. Track Kalori yang Dikonsumsi

Sekarang, kamu bisa mulai menghitung jumlah kalori yang kamu konsumsi setiap hari. Ini akan membantumu memastikan bahwa kalori yang kamu makan tetap di bawah batas kebutuhan kalori harianmu. Aplikasi seperti MyFitnessPal, LoseIt!, atau Cronometer bisa sangat membantu dalam memantau asupan kalori.
3. Pilih Makanan Rendah Kalori dan Bergizi

Mengurangi kalori nggak berarti kamu harus makan makanan yang membosankan. Pilihlah makanan rendah kalori tapi tetap mengenyangkan dan bernutrisi, seperti sayuran hijau, ikan, atau daging tanpa lemak yang kaya protein. Kalau lagi ngidam makanan ringan atau ngemil, pilihlah snack yang sehat dan pastikan porsinya tetap sesuai dengan defisit kalori yang kamu rencanakan.
4. Hindari Minuman Berkalori

Minuman manis seperti soda, jus kemasan, atau milk tea bisa mengandung kalori yang sangat tinggi dan justru bikin kamu merasa kenyang sesaat saja. Cobalah untuk menggantinya dengan air putih, yang nggak mengandung kalori sama sekali. Selain itu, air putih juga sangat baik untuk tubuh dan membantu proses metabolisme.
5. Meal Prep: Siap Makan, Siap Diet!
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4639983/original/043706700_1699410917-shutterstock_1290315700.jpg)
Bagi yang nggak mau repot menghitung kalori setiap hari, meal prep bisa jadi solusi. Siapkan makanan untuk seminggu penuh dalam satu waktu, dengan menu rendah kalori yang tetap enak dan mengenyangkan. Selain bisa mengatur kalori dengan mudah, meal prep juga menghemat waktu dan uang, karena kamu nggak perlu lagi beli makanan sembarangan.
Jadi, jangan khawatir jika berat badanmu sedikit naik setelah liburan. Dengan defisit kalori yang tepat, kamu bisa mengembalikan berat badan ke semula tanpa merasa tersiksa. Semoga tips-tips di atas bermanfaat dan bisa membantu kamu kembali ke pola hidup sehat setelah liburan. Selamat mencoba!
