Small hotel room interior with double bed and bathroom. Double bed with white sheets complemented with wall lamp, TV and air conditioner. Hotel room concept
Saat menginap di hotel, banyak tamu yang mungkin merasa heran karena jarang sekali menemukan guling di kamar mereka. Padahal, guling menjadi salah satu benda yang cukup umum digunakan di rumah. Ada beberapa alasan mengapa hotel umumnya tidak menyediakan guling di kamarnya, dan alasan-alasan ini didasarkan pada berbagai faktor mulai dari standar internasional hingga pertimbangan higienitas.
1. **Mengikuti Standar Internasional**
Salah satu alasan utama mengapa hotel jarang menyediakan guling adalah karena mereka mengikuti standar internasional. Buku *Housekeeping Hotel* (2011) karya Agustinus Darsono menjelaskan bahwa hotel berstandar internasional pertama di Indonesia, yakni Hotel Indonesia, menjadi acuan bagi hotel-hotel lain di Tanah Air. Para wisatawan asing yang datang ke Indonesia umumnya tidak mengenal guling, melainkan lebih familiar dengan bantal atau bantal punggung, yang secara fungsional mirip dengan guling. Bantal punggung ini lebih pipih, namun lebih panjang dan digunakan untuk menyangga punggung atau leher. Bahan yang digunakan untuk bantal punggung juga lebih padat dibandingkan dengan guling. Oleh karena itu, hotel mengikuti tren global dengan hanya menyediakan bantal atau bantal punggung.
2. **Pertimbangan Higienitas**
Guling, yang sering dipeluk saat tidur, rentan terkena air liur atau keringat, yang dapat menyebabkan penumpukan kuman dan bakteri. Meskipun sarung guling rutin diganti dan dicuci setelah digunakan, guling itu sendiri juga harus dibersihkan secara berkala. Proses pembersihan guling yang lebih intensif ini memerlukan biaya tambahan dan tenaga kerja ekstra. Dengan banyaknya tamu yang menginap dan kemungkinan guling menjadi sarang kuman, banyak hotel memilih untuk tidak menyediakan guling demi menjaga kebersihan dan kenyamanan tamu. Di negara-negara Barat, guling memang tidak umum digunakan, sehingga hotel di sana lebih memilih untuk tidak menyediakan fasilitas ini.
3. **Fungsionalitas dan Ruang Tidur yang Lebih Sempit**
Guling juga bisa membuat ruang tidur di kamar hotel terasa lebih sempit, terutama jika hotel sering menerima tamu pasangan atau keluarga. Dengan adanya bantal dan selimut yang sudah cukup untuk kenyamanan tidur, keberadaan guling menjadi tidak terlalu dibutuhkan. Mengingat kamar hotel sering kali digunakan oleh lebih dari satu orang, ruang tidur yang lebih luas tanpa guling menjadi pilihan praktis yang lebih efisien.
4. **Permintaan Khusus**
Meski mayoritas hotel tidak menyediakan guling secara otomatis, beberapa hotel masih menyediakan guling jika tamu meminta saat check-in. Biasanya, tamu bisa mengajukan permintaan khusus tersebut, meskipun tidak selalu disediakan tanpa biaya tambahan. Ini menjadi solusi bagi mereka yang memang terbiasa menggunakan guling saat tidur, namun tetap menjaga standar operasional hotel.
Secara keseluruhan, keputusan hotel untuk tidak menyediakan guling di kamar bukan hanya berdasarkan kebiasaan, tetapi juga karena alasan praktis yang meliputi kenyamanan, kebersihan, dan efisiensi ruang. Meskipun begitu, bagi tamu yang membutuhkan, biasanya guling tetap bisa diminta sesuai kebutuhan.
