sumber foto : freepik
Menentukan personal color ternyata bisa dilakukan sendiri tanpa harus berkonsultasi dengan personal color analyst. Asalkan memahami bagaimana warna berinteraksi dengan kulit, seseorang bisa mengidentifikasi warna yang paling sesuai dengan karakteristik kulitnya.
Metode Mudah untuk Mengetahui Personal Color
ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengidentifikasi undertone kulit, yaitu kategori warna dasar yang menentukan kecocokan seseorang dengan warna-warna tertentu.
1. Mengecek Warna Nadi
Salah satu cara yang cukup populer untuk menentukan undertone kulit adalah dengan melihat warna nadi di pergelangan tangan. Warna nadi dapat menjadi indikator dasar untuk mengidentifikasi apakah seseorang memiliki warm undertone, cool undertone, atau neutral undertone.
- Jika nadi tampak kebiruan atau keunguan, itu menandakan bahwa kulit memiliki cool undertone.
- Jika nadi lebih kehijauan, berarti kulit tergolong warm undertone.
- Jika warna nadi tampak seperti perpaduan antara biru dan hijau, maka kulit memiliki neutral undertone.
“Mengecek warna nadi memang salah satu metode dari banyak cara lain yang bisa digunakan,” ujar Diva.
2. Menyesuaikan dengan Perhiasan: Emas atau Perak?
Selain warna nadi, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengamati jenis perhiasan yang paling cocok dengan warna kulit.
- Jika seseorang terlihat lebih bersinar dan segar saat mengenakan perhiasan emas, maka kemungkinan besar ia memiliki warm undertone.
- Sebaliknya, jika perhiasan perak atau silver membuat wajah tampak lebih cerah dan bercahaya, maka kulit cenderung memiliki cool undertone.
- Jika seseorang terlihat cocok mengenakan emas dan perak, maka undertone kulitnya netral (neutral undertone).
“Cek apakah lebih cocok memakai perhiasan emas atau perak, itu bisa membantu menentukan undertone kulit,” jelas Diva.
Akurasi Personal Color yang Diuji Secara Mandiri
Meskipun metode di atas cukup mudah dilakukan, Diva mengingatkan bahwa hasilnya belum tentu 100% akurat. Personal color adalah konsep yang lebih kompleks karena mempertimbangkan berbagai aspek warna kulit, seperti overtone, depth, dan chroma.
Oleh karena itu, bagi mereka yang ingin mendapatkan hasil yang lebih akurat dan mendalam, konsultasi dengan personal color analyst profesional tetap menjadi pilihan terbaik.
“Kalau hanya mengandalkan metode sederhana ini, memang hasilnya tidak selalu akurat,” pungkasnya.
