Pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan ketika membela Suwon FC di Liga Korea Selatan. (Instagram/@suwonfc)
Pratama Arhan Dilepas Suwon FC: Masa Depan Sang Bintang Timnas Indonesia Masih Teka-Teki
Pratama Arhan resmi berpisah dengan Suwon FC setelah satu musim bergabung di K-League 1, Liga Korea Selatan. Pemain Timnas Indonesia ini dilepas karena tidak masuk dalam rencana klub untuk musim 2025. Selama memperkuat Suwon FC, Arhan hanya tampil dalam dua pertandingan dengan total waktu bermain 4 menit dan menerima satu kartu merah. Minimnya kontribusi ini menjadi salah satu alasan Suwon FC tidak memperpanjang kontraknya.
Tidak hanya Arhan, Suwon FC juga melepas tiga pemain asing lain dan total 13 pemain dari skuad mereka. Klub yang finis di peringkat kelima K-League 1 musim 2024 ini berencana memperkuat tim dengan mendatangkan pemain yang lebih kompetitif untuk musim mendatang.
Setelah dilepas, masa depan Arhan menjadi perbincangan hangat. Rumor menyebutkan ia bisa kembali ke Liga 1 Indonesia, dengan Persebaya Surabaya dan mantan klubnya, PSIS Semarang, menjadi kandidat terkuat. PSIS bahkan memiliki peluang besar mengingat adanya personal agreement antara Arhan dan klub saat ia dilepas ke Tokyo Verdy pada 2022. Jika aturan ini masih berlaku, PSIS berhak atas kepulangannya ke Indonesia sebagai bentuk kompensasi dari transfer bebas biaya saat itu.
Namun, ada tantangan lain. Arhan sebelumnya menyatakan keinginannya untuk bermain di luar negeri hingga usia 30 tahun, sesuai syarat yang diberikan mertuanya, Andre Rosiade. “10 tahun di luar negeri, baru setelah itu pulang ke Indonesia,” ujar Arhan dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Justinus Lhaksana.
Meski demikian, peluang Arhan bermain di Liga 1 tetap ada. Saat ini, banyak kompetisi di Asia sedang libur, membuat Liga Indonesia menjadi opsi realistis jika ia ingin kembali tampil kompetitif. Dengan posisi bek kiri Timnas Indonesia mulai diperebutkan oleh pemain diaspora, Arhan harus segera menemukan ritme permainannya untuk tetap jadi pilihan utama di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Maret 2025.
Pilihan Arhan kini berada di antara tetap memperjuangkan karier di luar negeri atau menerima tawaran dari klub tanah air. Apakah ia akan kembali ke PSIS Semarang, bergabung dengan tim Liga 1 lainnya, atau melanjutkan petualangan di luar negeri? Semua opsi masih terbuka untuk bintang berusia 23 tahun ini.
