Reza Rahadian ungkap alasan menjadi mualaf di usia 19 tahun (Foto: Instagram/officialpilarez)
Buletinmedia.com – Industri perfilman Indonesia saat ini tengah memasuki era yang sangat positif, dengan sejumlah indikator yang menunjukkan kemajuan pesat. Aktor ternama, Reza Rahadian, mengungkapkan optimisme tersebut dalam sebuah wawancara dengan ANTARA pada Kamis (16/1) di Jakarta, tepatnya di sela latihan pementasan lakon “Dag Dig Dug.”
Menurut Reza, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang paling cepat bangkit setelah dampak pandemi COVID-19. “Saya bisa bilang film Indonesia sedang memasuki era yang positif sekali. Kita salah satu negara di Asia yang bangkit kembali (bounce back) paling cepat setelah COVID-19,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ada beberapa indikator yang mendukung klaim Reza tersebut. Salah satunya adalah pencapaian luar biasa di tahun 2024, di mana jumlah penonton film Indonesia mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah perfilman Tanah Air. Pencapaian ini tak hanya terbatas pada satu genre saja, melainkan tersebar di berbagai jenis film, mulai dari drama, horor, hingga komedi yang tercermin dalam penjualan tiket di 15 kategori teratas.
Lebih lanjut, Reza juga menekankan kepercayaan yang terus meningkat dari penonton Indonesia terhadap film lokal. “Artinya, karya lokal itu masih paling diminati, karena penguasaan film Indonesia terhadap pasar film asing di Indonesia itu cukup signifikan. Perbedaannya sekitar 40-60 persen bahkan lebih,” ungkapnya. Hal ini membuktikan bahwa penonton film Indonesia lebih memilih untuk menikmati karya anak bangsa, yang memiliki daya tarik dan kualitas yang tinggi.
Reza juga membandingkan kondisi industri film Indonesia dengan negara lain, khususnya Korea Selatan. Ia mengungkapkan bahwa industri perfilman Korea saat ini sedang mengalami penurunan minat, yang tercermin dalam rendahnya jumlah penonton film “Bogota,” meski dibintangi oleh aktor terkenal seperti Song Joong Ki. “Meski dibintangi bintang-bintang terkenal, film itu hanya meraih sekitar 380 ribu penonton. Ini menunjukkan bahwa industri film Korea sedang mengalami penurunan signifikan,” ujar Reza.
Dengan pencapaian yang terus meningkat dan kepercayaan penonton yang semakin besar, Reza Rahadian optimis bahwa industri perfilman Indonesia akan terus berkembang dan mampu menembus pasar global, membawa angin segar bagi masa depan perfilman Tanah Air.
