Baterai Kancing (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Baterai kancing menjadi salah satu benda asing yang paling sering tertelan oleh bayi dan balita. Menurut dr. Himawan Aulia Rahman, Sp.A, Subsp.G.H., spesialis anak subspesialis gastrohepatologi, sumber utama baterai kancing yang tertelan biasanya berasal dari mainan anak yang tidak dilengkapi pengaman. Bentuk baterai yang kecil, datar, dan licin membuatnya mudah lepas dan tanpa sengaja tertelan oleh anak-anak yang aktif dan penasaran.
Bahaya utama dari baterai kancing bukan hanya karena ukurannya yang mudah masuk ke saluran cerna, tetapi juga kandungan zat kimianya. Saat baterai ini masuk ke tubuh anak, ia dapat mengeluarkan aliran listrik kecil yang memicu luka bakar pada jaringan saluran pencernaan. Luka ini dapat menyebabkan robekan serius di saluran cerna, yang disebut dr. Himawan sebagai salah satu efek paling berbahaya dari tertelannya baterai tersebut.
Jika kondisi ini tidak segera mendapat penanganan medis, luka bakar yang disebabkan baterai kancing bisa berkembang menjadi lebih dalam dan menyebabkan usus bolong. Kerusakan seperti ini sangat serius dan membutuhkan tindakan operasi darurat. Luka yang semakin parah bisa mengancam nyawa anak, sehingga penanganan cepat dan tepat sangat krusial.
Untuk mencegah kejadian berbahaya ini, dr. Himawan mengimbau para orangtua untuk selalu memeriksa mainan anak secara rutin. Pastikan baterai kancing di mainan tertutup rapat dan hanya bisa dibuka dengan alat khusus seperti obeng. Sebaiknya pilih mainan yang menggunakan tempat baterai dengan baut pengaman agar anak tidak bisa mengakses baterai secara langsung.
Kesadaran orangtua akan bahaya baterai kancing ini sangat penting untuk menjaga keselamatan anak. Dengan langkah pencegahan yang tepat, risiko tertelannya baterai kancing dan komplikasi serius akibatnya dapat diminimalisir. Orangtua juga disarankan untuk segera membawa anak ke dokter jika curiga baterai tertelan agar mendapat penanganan cepat dan efektif.
