Produk AirPods Pro 3 yang dikeluarkan oleh Apple. (Sumber Foto : Apple Newsroom)
Buletinmedia.com – Apple kembali dikabarkan tengah menyiapkan inovasi baru untuk lini perangkat audio nirkabelnya. Setelah bertahun-tahun menghadirkan berbagai pembaruan pada AirPods, perusahaan asal Cupertino tersebut disebut sedang mengembangkan AirPods yang dilengkapi kamera.
Kabar mengenai AirPods berkamera sebenarnya bukan hal baru. Rumor mengenai perangkat tersebut sudah beredar sejak beberapa waktu lalu, tetapi hingga kini Apple belum pernah memberikan konfirmasi resmi mengenai keberadaan maupun jadwal peluncurannya.
Informasi terbaru kembali memunculkan kemungkinan bahwa perangkat tersebut bisa hadir lebih cepat dari perkiraan. AirPods dengan kamera disebut berpeluang diperkenalkan bersamaan dengan iPhone 18 Pro pada September 2026.
Jika benar terealisasi, kehadiran AirPods berkamera akan menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah produk earphone nirkabel Apple. Selama ini, AirPods lebih dikenal sebagai perangkat untuk mendengarkan musik, melakukan panggilan telepon, menikmati konten audio, serta mendukung berbagai fitur berbasis Siri.
Penambahan kamera tentu akan mengubah fungsi perangkat tersebut. AirPods nantinya bukan hanya menjadi perangkat audio, tetapi juga berpotensi menjadi sensor yang dapat membantu pengguna berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.
Meski demikian, informasi mengenai AirPods berkamera tersebut masih sebatas rumor dan laporan dari sumber yang mengikuti perkembangan produk Apple. Apple sendiri belum mengumumkan perangkat tersebut secara resmi.
AirPods Berkamera Disebut Masuk Roadmap Apple
Berdasarkan laporan Gizmochina, AirPods berkamera yang sedang dikembangkan Apple disebut memiliki kode internal B798.
Produk dengan kode tersebut sebelumnya diperkirakan akan diluncurkan pada 2026. Namun, rencana pengembangan disebut mengalami perubahan sehingga perangkat tersebut kemudian diproyeksikan hadir pada 2027.
Perubahan jadwal tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang aneh dalam pengembangan perangkat Apple.
Apple diketahui kerap mengembangkan sejumlah prototipe secara bersamaan. Perusahaan dapat menguji beberapa versi perangkat sebelum akhirnya menentukan model mana yang benar-benar siap diproduksi secara massal.
Karena itu, satu kode produk yang muncul dalam rumor belum tentu langsung berujung pada produk yang dipasarkan kepada konsumen.
Dalam kasus AirPods berkamera, munculnya beberapa kode internal justru membuat rumor tersebut semakin menarik.
Ada Dua Kode Produk yang Sedang Dikembangkan
Informasi terbaru mengenai AirPods berkamera datang dari Mark Gurman, jurnalis Bloomberg yang dikenal sering membahas rencana produk Apple.
Dalam buletin Power On, Gurman menyebut adanya produk lain dengan kode B790 yang memiliki perkembangan lebih maju dibandingkan B798.
Kode B790 bahkan disebut sudah muncul dalam aplikasi beta iOS 27 kedua yang ditujukan bagi para pengembang aplikasi.
Kemunculan kode tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa Apple memang sedang menguji perangkat yang berkaitan dengan AirPods generasi baru.
Gurman juga menyebut B790 masih tercantum dalam roadmap internal Apple sebagai salah satu produk yang berpotensi dirilis pada 2026.
Kondisi tersebut membuat peluang AirPods berkamera diperkenalkan tahun ini kembali terbuka.
Namun, perlu digarisbawahi bahwa masuk dalam roadmap internal bukan berarti produk tersebut sudah pasti diluncurkan.
Apple dapat mengubah jadwal, spesifikasi, bahkan membatalkan sebuah produk apabila pengembangannya dianggap belum memenuhi standar perusahaan.
Rumor AirPods Berkamera Sempat Disebut Ditunda
Kabar terbaru mengenai AirPods berkamera juga bertentangan dengan informasi yang pernah muncul sebelumnya.
Analis Apple ternama, Ming-Chi Kuo, pada 2024 pernah menyebut bahwa proyek AirPods berkamera mengalami penundaan.
Dalam proyeksi tersebut, Kuo mengaitkan pengembangan perangkat dengan kode B798 yang dianggap memiliki tingkat kompleksitas lebih tinggi.
Artinya, rumor yang muncul sekarang bisa saja menunjukkan bahwa Apple kembali melanjutkan proyek tersebut menggunakan pendekatan pengembangan yang berbeda.
Hal ini juga menjelaskan mengapa muncul kode produk B790 selain B798.
Apple mungkin saja mengembangkan beberapa pendekatan untuk teknologi yang sama. Salah satu versi dapat memiliki desain atau fitur yang lebih sederhana sehingga bisa diproduksi lebih cepat, sementara versi lainnya membutuhkan waktu pengembangan lebih panjang.
Mengapa Apple Ingin Menambahkan Kamera ke AirPods?
Pertanyaan yang paling menarik tentu bukan hanya kapan AirPods berkamera diluncurkan, tetapi juga untuk apa kamera tersebut digunakan.
Jika melihat informasi yang beredar, kamera pada AirPods tidak dirancang sebagai kamera biasa seperti yang terdapat pada iPhone.
Dengan kata lain, pengguna kemungkinan besar tidak akan menggunakan kamera tersebut untuk mengambil foto maupun merekam video seperti menggunakan smartphone.
Kamera pada AirPods disebut lebih berfungsi sebagai sensor visual.
Sensor tersebut dapat membantu perangkat mengenali kondisi lingkungan sekitar pengguna. Informasi visual kemudian berpotensi digunakan oleh sistem kecerdasan buatan atau Siri untuk memberikan respons yang lebih relevan.
Konsep tersebut membuka kemungkinan baru dalam penggunaan AirPods.
Misalnya, ketika pengguna sedang berada di suatu tempat dan ingin mengetahui objek tertentu yang ada di hadapannya, kamera pada AirPods dapat membantu sistem memahami apa yang sedang dilihat pengguna.
Siri kemudian bisa memberikan informasi berdasarkan kondisi lingkungan tersebut.
AirPods Bisa Menjadi Sensor untuk Siri
Selama beberapa tahun terakhir, Apple terus mengembangkan kemampuan Siri dan sistem kecerdasan buatan di berbagai perangkatnya.
Jika AirPods memiliki kamera, perangkat audio tersebut bisa menjadi salah satu sumber informasi tambahan bagi sistem AI Apple.
Misalnya, pengguna sedang berjalan di sebuah kawasan wisata.
Dengan adanya sensor visual, AirPods dapat membantu mengenali lingkungan sekitar. Siri berpotensi memberikan informasi mengenai bangunan, objek, atau tempat tertentu berdasarkan apa yang tertangkap oleh sensor.
Fungsi tersebut tentunya masih berupa kemungkinan berdasarkan rumor teknologi yang beredar.
Apple belum mengungkap bagaimana sistem tersebut akan bekerja.
Namun, apabila benar diterapkan, konsep tersebut dapat membuat AirPods menjadi perangkat yang jauh lebih pintar dibandingkan generasi sebelumnya.
Kamera AirPods Tidak Berarti AirPods Menjadi Kamera
Kehadiran kamera pada AirPods mungkin terdengar seperti Apple ingin menjadikan earphone sebagai kamera mini.
Namun, fungsi yang diperkirakan justru berbeda.
Kamera tersebut kemungkinan memiliki resolusi yang relatif rendah dan dirancang untuk memahami lingkungan, bukan menghasilkan foto atau video berkualitas tinggi.
Pendekatan tersebut masuk akal mengingat ukuran AirPods sangat kecil.
Memasang sensor kamera berukuran besar tentu akan menghadirkan tantangan dari sisi desain, bobot, konsumsi daya, hingga kenyamanan pengguna.
Apple harus memastikan perangkat tetap ringan dan nyaman digunakan meskipun memiliki tambahan komponen.
Karena itu, kamera berfungsi sebagai sensor visual kemungkinan menjadi pilihan yang lebih realistis.
Tantangan Baterai Jadi Salah Satu Persoalan
Menambahkan kamera ke perangkat sekecil AirPods bukan perkara sederhana.
Salah satu tantangan terbesar adalah konsumsi daya.
Kamera membutuhkan energi untuk menangkap informasi visual. Jika sensor tersebut terus aktif, daya baterai AirPods tentu akan lebih cepat terkuras.
Apple harus mencari cara agar kamera hanya aktif ketika benar-benar diperlukan.
Sistem kecerdasan buatan dapat digunakan untuk menentukan kapan sensor visual harus bekerja.
Dengan demikian, AirPods tidak perlu terus-menerus menggunakan kamera sepanjang perangkat dipakai.
Penghematan energi menjadi sangat penting karena kapasitas baterai AirPods jauh lebih kecil dibandingkan smartphone.
Pengguna tentu tidak ingin AirPods yang sebelumnya bisa digunakan dalam waktu cukup lama justru harus sering diisi ulang hanya karena tambahan kamera.
Masalah Privasi Juga Menjadi Perhatian
Selain baterai, privasi menjadi tantangan besar bagi Apple.
Kamera pada perangkat yang dikenakan langsung di telinga dapat menimbulkan pertanyaan mengenai apakah pengguna sedang merekam atau tidak.
Orang-orang di sekitar pengguna juga bisa merasa tidak nyaman jika mengetahui ada kamera yang mengarah ke lingkungan mereka.
Karena itu, Apple kemungkinan perlu menghadirkan indikator visual ketika kamera sedang aktif.
Salah satu kemungkinan adalah penggunaan LED kecil yang menyala ketika sensor kamera bekerja.
Konsep tersebut mirip dengan pendekatan yang digunakan pada sejumlah perangkat kacamata pintar.
Indikator tersebut memberikan tanda kepada orang lain bahwa perangkat sedang menggunakan kamera.
Namun, bagaimana Apple akan menerapkan sistem tersebut masih belum diketahui.
AirPods Berkamera Bisa Mengikuti Tren Spatial Computing
Apple beberapa tahun terakhir semakin serius mengembangkan konsep spatial computing dan perangkat yang dapat memahami lingkungan pengguna.
Kehadiran Vision Pro menjadi salah satu contoh bagaimana Apple melihat masa depan interaksi antara manusia dan teknologi.
AirPods berkamera dapat menjadi bagian dari ekosistem tersebut.
Perangkat tidak harus memiliki layar sendiri. AirPods cukup mengumpulkan informasi dari lingkungan kemudian meneruskannya kepada sistem Apple.
Informasi tersebut dapat diproses oleh iPhone atau perangkat lain untuk menghasilkan pengalaman yang lebih personal.
Dengan pendekatan seperti ini, AirPods dapat berubah dari sekadar aksesori audio menjadi perangkat komputasi kecil yang dikenakan setiap hari.
Kemungkinan Terhubung dengan iPhone 18 Pro
Rumor mengenai AirPods berkamera semakin menarik karena perangkat tersebut disebut berpotensi diperkenalkan bersamaan dengan iPhone 18 Pro.
Apple memang memiliki kebiasaan memperkenalkan produk baru dalam satu rangkaian acara besar.
Peluncuran iPhone biasanya menjadi perhatian utama media dan konsumen global. Produk tambahan seperti AirPods juga dapat memperoleh perhatian besar ketika diperkenalkan pada momentum yang sama.
Jika AirPods berkamera benar-benar hadir pada September 2026, iPhone 18 Pro kemungkinan menjadi salah satu perangkat utama yang mendukung fitur tersebut.
Keduanya dapat bekerja sebagai satu ekosistem.
AirPods menangkap audio dan informasi visual, sementara iPhone memproses data dan menampilkan informasi yang diperlukan pengguna.
Namun, lagi-lagi belum ada konfirmasi resmi dari Apple mengenai hubungan antara AirPods berkamera dan iPhone 18 Pro.
Apple Punya Kebiasaan Mengembangkan Beberapa Versi Produk
Munculnya kode B790 dan B798 juga memperlihatkan bagaimana proses pengembangan perangkat Apple dapat berlangsung dalam beberapa jalur.
Perusahaan teknologi besar biasanya tidak hanya membuat satu prototipe.
Mereka dapat mengembangkan beberapa versi dengan perbedaan komponen, desain, fitur, maupun metode produksi.
Setelah melewati berbagai tahap pengujian, perusahaan kemudian menentukan versi yang paling memungkinkan untuk diproduksi.
Karena itu, munculnya satu kode produk yang disebut akan dirilis pada 2027 dan kode lain yang berpotensi hadir pada 2026 tidak selalu berarti rumor tersebut saling bertentangan.
Keduanya bisa saja merupakan bagian dari proyek yang sama tetapi berada pada tahap pengembangan berbeda.
Apa yang Bisa Dilakukan AirPods Berkamera?
Jika rumor tersebut benar, terdapat beberapa kemungkinan fungsi yang bisa dihadirkan.
Pertama adalah pengenalan objek.
AirPods dapat membantu pengguna mengenali objek yang berada di depan mereka melalui bantuan sistem AI.
Kedua adalah pemahaman lingkungan.
Perangkat dapat mengetahui apakah pengguna berada di dalam ruangan, luar ruangan, tempat ramai, atau lingkungan tertentu.
Ketiga adalah dukungan navigasi.
Sensor visual berpotensi membantu pengguna mendapatkan petunjuk arah yang lebih kontekstual.
Keempat adalah interaksi dengan Siri.
Siri tidak hanya mendengar perintah suara, tetapi juga memiliki konteks visual untuk memahami maksud pengguna.
Namun, semua fungsi tersebut masih berada pada tahap kemungkinan. Belum ada informasi resmi mengenai fitur akhir yang akan ditawarkan Apple.
AirPods Bisa Menjadi Lebih dari Sekadar Earphone
Jika Apple benar-benar memasukkan kamera ke AirPods, perubahan tersebut bisa menjadi titik penting dalam perkembangan perangkat wearable.
Selama ini, earphone pintar lebih banyak berfokus pada audio.
Fitur seperti active noise cancellation, adaptive audio, spatial audio, dan integrasi dengan asisten digital telah membuat AirPods berkembang jauh melampaui fungsi earphone biasa.
Kamera bisa menjadi langkah berikutnya.
Dengan sensor visual, AirPods dapat memiliki kemampuan untuk memahami konteks di sekitar pengguna.
Hal ini juga sejalan dengan perkembangan teknologi AI yang semakin membutuhkan data multimodal.
Sistem AI tidak hanya memahami teks dan suara, tetapi juga gambar dan lingkungan.
AirPods berkamera berpotensi menjadi perangkat yang membawa kemampuan tersebut lebih dekat kepada pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
Apakah AirPods Berkamera Akan Benar-Benar Dirilis pada 2026?
Untuk saat ini, jawabannya belum bisa dipastikan.
Informasi mengenai AirPods berkamera masih berasal dari laporan media, analis, dan sumber yang mengikuti perkembangan internal Apple.
Memang terdapat indikasi menarik berupa kode produk B790 yang disebut muncul dalam iOS 27 beta serta roadmap internal Apple.
Namun, Apple belum mengumumkan secara resmi bahwa perangkat tersebut akan diluncurkan pada September 2026.
Perusahaan masih dapat mengubah jadwal peluncuran apabila produk belum siap.
Bahkan, perangkat yang sudah masuk tahap pengujian internal sekalipun dapat mengalami perubahan besar sebelum diperkenalkan kepada publik.
Karena itu, kabar mengenai AirPods berkamera sebaiknya dipandang sebagai rumor yang cukup menarik, tetapi belum menjadi informasi resmi.
Jika Benar Hadir, AirPods Berkamera Bisa Jadi Produk Besar Apple
Apple memiliki sejarah panjang dalam mengubah produk yang sudah ada menjadi perangkat dengan fungsi baru.
iPod berkembang menjadi bagian dari ekosistem musik digital. Apple Watch berubah dari jam pintar menjadi perangkat kesehatan dan komunikasi. AirPods sendiri berkembang dari earphone nirkabel menjadi aksesori pintar dengan berbagai fitur.
AirPods berkamera bisa menjadi langkah berikutnya dalam evolusi tersebut.
Jika teknologi ini berhasil diterapkan dengan baik, pengguna mungkin tidak lagi melihat AirPods hanya sebagai perangkat untuk mendengarkan musik.
AirPods dapat menjadi bagian dari sistem AI yang selalu menemani pengguna.
Perangkat tersebut bisa mendengar, memahami, dan berpotensi melihat lingkungan sekitar melalui sensor visual.
Tentu saja, tantangan mengenai baterai, privasi, keamanan data, harga, dan kenyamanan harus diselesaikan terlebih dahulu.
Apple dikenal cukup ketat dalam urusan pengalaman pengguna. Karena itu, perusahaan kemungkinan tidak akan meluncurkan AirPods berkamera jika teknologi tersebut belum memberikan manfaat yang jelas.
Menunggu Kejelasan dari Apple
Rumor mengenai AirPods berkamera menunjukkan bahwa Apple sedang mencari cara baru untuk mengembangkan perangkat wearable.
Jika jadwal yang beredar benar, September 2026 bisa menjadi momentum penting bagi produk tersebut karena berpotensi diperkenalkan bersamaan dengan iPhone 18 Pro.
Namun, konsumen masih harus menunggu pengumuman resmi dari Apple untuk mengetahui apakah perangkat tersebut benar-benar hadir tahun ini atau kembali ditunda hingga 2027.
Yang jelas, munculnya kode B790 dan B798 membuat rumor mengenai AirPods berkamera kembali menjadi perhatian.
Kamera pada perangkat tersebut juga diperkirakan bukan sekadar tambahan untuk mengambil foto atau video. Teknologi itu justru berpotensi menjadi sensor visual yang membantu Siri dan sistem kecerdasan buatan memahami lingkungan pengguna.
Jika Apple berhasil menggabungkan kamera, audio, AI, dan ekosistem iPhone dalam perangkat sekecil AirPods, produk tersebut berpotensi membuka kategori baru dalam dunia perangkat wearable.
Untuk saat ini, semua mata tertuju pada langkah Apple berikutnya. Apakah AirPods berkamera benar-benar akan diperkenalkan bersama iPhone 18 Pro pada September 2026, atau konsumen masih harus menunggu lebih lama? Jawabannya baru akan diketahui ketika Apple secara resmi membuka informasi mengenai produk generasi berikutnya.
Sumber : www.antaranews.com
