Model AI besutan OpenAI (GPT-5) dan Google DeepMind (Gemini 2.5 Deep Think) tampil memukau di ICPC Worlds Finals 2025(Mostafa Rohaninejad)
Buletinmedia.com – Model kecerdasan buatan terbaru dari OpenAI dan Google DeepMind, yaitu GPT-5 dan Gemini 2.5 Deep Think, mencatat pencapaian luar biasa di ajang bergengsi International Collegiate Programming Contest (ICPC) 2025. Walau tidak ikut secara resmi sebagai peserta, kedua AI model ini berhasil menyelesaikan soal dengan skor tinggi yang bahkan melampaui tim manusia terbaik dari universitas dunia.
GPT-5 Raih Skor Sempurna, Kalahkan Semua Tim Manusia
Dalam simulasi yang diawasi langsung oleh panitia ICPC, GPT-5, model yang mendukung ChatGPT, berhasil menyelesaikan 12 dari 12 soal algoritmik dengan skor sempurna dalam waktu lima jam.
Jika GPT-5 bertanding secara resmi, hasil ini akan mengantarkannya meraih medali emas ICPC 2025, sebuah prestasi yang tidak dicapai oleh tim manusia mana pun. Bahkan, menurut OpenAI, GPT-5 tidak dilatih secara khusus untuk ICPC, namun mampu menyelesaikan 11 soal di percobaan pertama dan soal terakhir di percobaan kesembilan.
“Tim manusia terbaik hanya mampu menyelesaikan 11 soal,” tulis OpenAI melalui akun resminya di X (Twitter).
Gemini Selesaikan Soal Sulit yang Gagal Dijawab Tim Manusia
Sementara itu, Gemini 2.5 Deep Think dari Google DeepMind menyelesaikan 10 dari 12 soal dalam waktu 677 menit. Berdasarkan peringkat manusia, skor ini setara dengan posisi kedua dunia. Yang mengejutkan, Gemini juga berhasil memecahkan satu soal kompleks yang tidak bisa diselesaikan oleh tim universitas mana pun — yakni soal distribusi cairan melalui saluran.
Google menjelaskan bahwa Gemini menerapkan konsep minimax theorem untuk menemukan aliran cairan optimal, menganalisis prioritas tiap wadah, dan memperkirakan urutan pengisian terbaik hingga mencapai solusi efisien.
Kompetisi ICPC 2025: AI vs Mahasiswa dari 139 Universitas Dunia
ICPC 2025 diikuti oleh 139 universitas dari 103 negara, termasuk kampus-kampus terkemuka seperti Harvard, MIT, Universitas Tokyo, dan Universitas Tsinghua. Para peserta ditantang menyelesaikan soal algoritmik kompleks dalam waktu lima jam. Peringkat ditentukan berdasarkan jumlah soal yang benar dan kecepatan penyelesaiannya.
Adapun medali emas untuk kategori tim manusia diraih oleh:
- Universitas Negeri St. Petersburg (Rusia)
- Universitas Tokyo (Jepang)
- Universitas Jiaotong Beijing (Tiongkok)
- Universitas Tsinghua (Tiongkok)
Tim dari Harvard dan MIT mewakili peringkat tertinggi dari Amerika Serikat dengan medali perak.
AI Semakin Dekat Menggeser Dominasi Manusia di Kompetisi Pemrograman
Prestasi GPT-5 dan Gemini di ICPC 2025 menjadi bukti kemajuan pesat kecerdasan buatan dalam menyelesaikan soal-soal tingkat tinggi, bahkan di ajang akademik dan teknis paling bergengsi di dunia.
Baik OpenAI maupun Google DeepMind menunjukkan bahwa AI kini bukan hanya asisten digital, tetapi juga kompetitor serius di ranah teknis yang selama ini didominasi manusia.
