ilustrasi buah dalam Al-Qur'an (dok. Info Muslim)
Buletinmedia.com – Selama bulan Ramadan, kebiasaan buka puasa dengan gorengan sering kali meningkatkan kadar kolesterol karena makanan tersebut mengandung lemak trans yang dapat menyebabkan lonjakan kolesterol dalam tubuh. Lonjakan kolesterol ini bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke. Penyakit jantung dan stroke, menurut data dari Kementerian Kesehatan, menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, dengan hampir 800.000 nyawa hilang setiap tahunnya akibat kedua penyakit ini. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal, salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehat.
Menariknya, terdapat dua buah yang disebutkan dalam Alquran yang terbukti secara ilmiah memiliki khasiat menurunkan kolesterol. Buah-buahan ini tidak hanya memiliki nilai agama yang tinggi tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Berikut adalah dua buah yang tercatat dalam Alquran dan bermanfaat dalam menurunkan kolesterol tinggi:
- Zaitun

Buah Zaitun (Tangkapan Layar) Zaitun kaya akan asam oleat, sebuah asam lemak tak jenuh tunggal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung. Asam oleat ini dapat membantu mengatur kadar kolesterol dalam tubuh dan melindungi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari oksidasi, yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah zaitun dan minyaknya dapat membantu menurunkan tekanan darah, yang juga merupakan faktor risiko penyakit jantung. Zaitun juga kaya akan antioksidan, yang berfungsi untuk mengurangi peradangan dan melawan mikroorganisme berbahaya dalam tubuh.
Zaitun disebutkan dalam Alquran sebanyak tujuh kali, yang menunjukkan betapa pentingnya buah ini dalam sejarah dan perkembangan agama Islam. Buah zaitun tidak hanya dikenal sebagai makanan dan bahan baku minyak, tetapi juga memiliki nilai spiritual sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Dalam Surah Al-Mu’minun ayat 20, Alquran menjelaskan tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai, yang tidak hanya menyediakan minyak, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bumbu makanan.
- Tin (Buah Ara)

Buah Tin (Tangkapan Layar) Buah tin, yang dikenal dalam bahasa Arab sebagai “At-Tin”, disebutkan dalam Surah At-Tin, yang memberikan penekanan khusus pada buah ini dengan menyatakan betapa pentingnya dan agungnya. Dalam tradisi Islam, setiap sesuatu yang digunakan oleh Allah untuk bersumpah dianggap memiliki nilai yang sangat penting. Buah tin ini terkenal dengan kandungan gizi yang tinggi dan manfaat kesehatan yang luar biasa, salah satunya untuk menurunkan kadar kolesterol.
Buah tin mengandung pektin, jenis serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Serat larut dalam buah tin bekerja dengan cara mengikat kolesterol dan trigliserida berlebih, sehingga dapat menghilangkannya dari tubuh. Selain itu, buah tin juga merupakan sumber kalsium dan potasium yang baik. Kalsium sangat penting untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis, sedangkan potasium membantu mengatur tekanan darah dan mendukung fungsi jantung yang sehat.
Kedua buah ini, yaitu zaitun dan tin, tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan kolesterol, tetapi juga mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, memasukkan kedua buah ini dalam pola makan sehari-hari bisa menjadi langkah yang bijak untuk menjaga kesehatan, terutama selama bulan Ramadan saat kita lebih rentan terhadap pola makan yang kurang sehat.
