Bika Ambon, Kue Legendaris Medan (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Bika ambon, meski namanya mengandung kata “Ambon”, ternyata bukan berasal dari Ambon. Kue legendaris yang terkenal dengan rasa manis dan tekstur bersarang ini justru berasal dari Medan, Sumatera Utara. Kue basah ini telah menjadi favorit banyak orang, namun baru-baru ini, bika ambon menarik perhatian karena insiden ditemukannya kecoa dalam salah satu produk bika ambon yang dijual oleh Ci Mehong. Kejadian ini memicu perdebatan di kalangan netizen, yang kemudian membandingkan berbagai merek bika ambon dan mempertanyakan kualitasnya.
Meskipun begitu, keunikan bika ambon tetap memikat banyak orang. Namun, asal-usul nama “bika ambon” tetap menjadi misteri yang memicu berbagai versi cerita. Ada lima versi cerita yang mengungkapkan asal-usul nama bika ambon, yang semuanya menarik untuk diulik.
- Diambil dari Nama Jalan Ambon
Versi pertama menceritakan bahwa bika ambon pertama kali diperkenalkan di sekitar Jalan Ambon di Sei Kera, Medan. Dari lokasi itulah kue ini mulai populer dan akhirnya dikenal dengan nama “bika ambon”. Kue ini dimodifikasi dari kue khas Melayu bernama bika atau bingka, dengan penambahan pengembang dari bahan nira. - Akronim ‘Amplas-Kebon’
Dalam versi ini, nama “ambon” diyakini merupakan akronim dari ‘amplas-kebon’. Dulu ada daerah bernama Amplas yang dibagi menjadi dua wilayah: barat dan timur sungai. Wilayah barat dikenal sebagai ‘pabrik’ karena banyak pabrik pengolahan lateks, sementara wilayah timur disebut ‘kebon’ karena banyaknya kebun kakao dan tembakau. Kue ini mulai populer di Medan setelah diperkenalkan oleh seorang buruh transmigran dari Jawa. - Disukai Pria Ambon
Versi ini mengungkapkan bahwa nama “bika ambon” berasal dari sebuah percakapan di Medan. Seorang pembuat kue Tionghoa meminta pembantunya, yang berasal dari Ambon, untuk mencicipi kue hasil eksperimennya. Pembantu tersebut sangat menyukai kue tersebut, dan akhirnya kue tersebut dikenal dengan nama bika ambon. - Dibawa Perantau Ambon
Pada versi keempat ini, ada cerita bahwa bika ambon dibawa oleh seorang perantau dari Ambon yang merantau ke Malaysia. Setelah mencicipi rasa kue tersebut, ia tidak kembali ke Ambon, melainkan memilih untuk menetap di Medan dan membawa kue tersebut bersama dirinya. Kue tersebut kemudian dikenal luas dengan nama “bika ambon”. - ‘Ambon’ Berarti Lembut
Versi terakhir menjelaskan bahwa dalam bahasa Medan, kata “ambon” berarti “lembut”. Oleh karena itu, bika ambon bisa diartikan sebagai kue bika yang lembut. Menurut versi ini, penamaan tersebut merujuk pada tekstur kue yang lembut dan kenyal.
Meski ada banyak versi yang menyebutkan asal-usul nama bika ambon, satu hal yang pasti: kue ini tetap menjadi favorit di hati banyak orang. Dari sejarah yang kaya hingga rasa yang lezat, bika ambon terus menjadi hidangan manis yang tak terlupakan di Indonesia.
