Timnas voli putra Indonesia meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Qatar dalam laga Grup B AVC Cup Men 2026, Senin (22/6/2026).(PBVSI)
Buletinmedia.com – Timnas voli putra Indonesia berhasil membuka peluang besar untuk melangkah ke semifinal AVC Cup Men 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Thailand pada laga lanjutan Grup B. Pertandingan yang digelar pada Selasa (23/6/2026) tersebut berlangsung sengit dan harus ditentukan hingga lima set penuh.
Skuad Merah Putih akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2 (19-25, 25-19, 25-22, 23-25, 15-10) dalam pertandingan yang berlangsung di India. Hasil ini menjadi kemenangan kedua Indonesia di ajang AVC Cup Men 2026 sekaligus menjaga asa untuk bersaing di papan atas grup.
Dengan tambahan kemenangan tersebut, peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal kini semakin terbuka. Tim asuhan pelatih dan staf kepelatihan masih menyisakan satu laga penting di fase grup yang akan menentukan nasib mereka di turnamen ini.
Kemenangan Dramatis Indonesia atas Thailand
Pertandingan antara Indonesia dan Thailand berlangsung ketat sejak awal set pertama. Thailand sempat menguasai jalannya pertandingan dengan permainan cepat dan solid, sehingga berhasil merebut set pembuka dengan skor 25-19.
Namun Indonesia tidak tinggal diam. Pada set kedua, performa Skuad Garuda mulai membaik dengan pola serangan yang lebih terorganisir. Hasilnya, Indonesia mampu menyamakan kedudukan setelah menang 25-19.
Momentum kemudian berlanjut di set ketiga. Indonesia kembali tampil lebih percaya diri dan mampu mengendalikan permainan hingga menutup set dengan skor 25-22.
Thailand yang tidak ingin kalah begitu saja berhasil bangkit pada set keempat. Pertandingan kembali berjalan ketat, namun Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 23-25 sehingga laga harus ditentukan di set kelima.
Pada set penentuan, Indonesia tampil lebih tenang dan fokus. Permainan solid dari awal hingga akhir membuat Indonesia berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 15-10.
Kemenangan Kedua di AVC Cup 2026
Kemenangan atas Thailand ini menjadi hasil positif kedua bagi Indonesia di AVC Cup Men 2026. Sebelumnya, Skuad Merah Putih juga berhasil meraih kemenangan dramatis atas Qatar dalam pertandingan lima set.
Pada laga melawan Qatar, Indonesia sempat tertinggal di awal pertandingan sebelum akhirnya bangkit dan menang dengan skor 21-25, 25-22, 32-30, 25-27, dan 15-13.
Dua kemenangan beruntun tersebut membuat posisi Indonesia di klasemen Grup B semakin kompetitif. Peluang untuk melaju ke semifinal masih terbuka, meski masih bergantung pada hasil pertandingan terakhir.
Laga Penentu Melawan Oman
Timnas voli putra Indonesia masih akan menjalani satu pertandingan terakhir di fase grup, yakni menghadapi Oman pada Jumat (26/6/2026). Laga ini diprediksi menjadi penentu langkah Indonesia untuk melanjutkan perjalanan di AVC Cup Men 2026.
Hasil pertandingan melawan Oman akan sangat menentukan posisi akhir Indonesia di klasemen grup. Kemenangan akan membuka jalan lebih lebar menuju semifinal, sementara hasil negatif dapat mengubah peluang secara signifikan.
Performa Pemain dan Strategi Rotasi
Dalam pertandingan melawan Thailand, sejumlah pemain tampil menonjol dalam menjaga performa tim tetap stabil. Farhan Halim, Alfin Daniel, Ahmad Gumilar, Hendra Kurniawan, Fauzan Nibran, dan Boy Arnez Arabi menjadi bagian penting dalam skema permainan Indonesia.
Asisten pelatih Timnas voli putra Indonesia, Nur Widayanto, mengakui bahwa pertandingan melawan Thailand tidak berjalan mudah. Ia menyebut bahwa faktor kelelahan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi skuad Merah Putih.
Menurutnya, Indonesia baru saja menjalani pertandingan panjang lima set melawan Qatar sehari sebelumnya, sehingga kondisi fisik pemain tidak dalam keadaan ideal.
“Thailand diuntungkan dalam hal kondisi karena Indonesia kemarin main lima set. Tetapi anak-anak tetap berjuang mengatasi rasa lelah,” ujar Nur Widayanto.
Perubahan Taktik yang Menentukan Hasil
Nur Widayanto menjelaskan bahwa Indonesia sempat mengalami kesulitan pada set pertama. Salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya peran middle blocker dalam bertahan maupun menyerang.
Melihat kondisi tersebut, tim pelatih melakukan perubahan strategi pada set kedua dengan melakukan rotasi pemain.
“Set pertama kita kalah. Middle blocker belum maksimal dalam blocking dan serangan, sehingga dilakukan rotasi di set kedua,” jelasnya.
Perubahan tersebut kemudian berdampak positif terhadap permainan Indonesia. Rotasi pemain membuat serangan lebih efektif dan pertahanan lebih solid, terutama di area net.
“Gumilar ditukar dengan Hendra, sehingga pola permainan berubah,” tambahnya.
Strategi Rotasi Berhasil Efektif
Keputusan melakukan rotasi terbukti menjadi titik balik permainan Indonesia. Strategi tersebut terus dipertahankan hingga set kelima dan memberikan hasil maksimal.
Menurut staf pelatih, middle blocker mulai berkontribusi lebih baik, baik dalam blok maupun serangan cepat di depan net. Hal ini menjadi salah satu faktor kunci kemenangan Indonesia atas Thailand.
“Rotasi itu berjalan sampai set kelima. Middle blocker mulai mendapatkan poin dari block dan serangan,” ungkap Nur Widayanto.
Evaluasi Kesalahan Servis
Meski berhasil meraih kemenangan, tim pelatih tetap menyoroti sejumlah kesalahan yang terjadi selama pertandingan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah banyaknya kesalahan servis pada set keempat.
Kesalahan tersebut membuat Indonesia kehilangan momentum dan harus menyerahkan set keempat kepada Thailand.
“Di set keempat kita kehilangan set karena banyak error di servis,” ujarnya.
Namun pada set penentuan, Indonesia mampu memperbaiki fokus dan kembali bermain lebih tenang. Konsistensi permainan di akhir set menjadi kunci kemenangan 15-10.
Kepercayaan Diri Meningkat
Kemenangan atas Thailand menambah kepercayaan diri skuad Merah Putih di AVC Cup Men 2026. Sebelumnya, kemenangan dramatis atas Qatar juga menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan berikutnya.
Meski sempat kalah dari Korea Selatan pada laga pembuka dengan skor 0-3, Indonesia kini menunjukkan perkembangan positif dengan dua kemenangan beruntun.
Performa ini membuat peluang Indonesia untuk menembus semifinal AVC Cup Men 2026 semakin terbuka, asalkan mampu menjaga konsistensi di laga terakhir.
Penentuan di Laga Terakhir
Pertandingan melawan Oman akan menjadi penentu akhir perjalanan Indonesia di fase grup. Seluruh pemain diharapkan mampu menjaga kondisi fisik dan mental agar bisa tampil maksimal.
Dengan modal dua kemenangan penting, Indonesia kini berada dalam posisi yang cukup kompetitif untuk bersaing memperebutkan tiket semifinal.
Hasil akhir akan sangat bergantung pada konsistensi permainan dan kesiapan tim dalam menghadapi tekanan di laga pamungkas Grup B AVC Cup Men 2026.
Sumber : www.kompas.com
