Marina Bay di kota Singapura, Singapura. Singapura menjadi kota paling bahagia nomor 3 di dunia, dengan 30% anggaran kota yang dialokasikan untuk mendukung inovasi, menjadikan Singapura sebagai pemimpin global dalam pengembangan kota yang maju dan bahagia. Shutterstock
Buletinmedia.com – Singapore kembali mencatat prestasi di tingkat internasional setelah dinobatkan sebagai negara terbaik untuk budaya dan pariwisata di kawasan Asia Tenggara tahun 2026. Predikat tersebut diberikan berdasarkan laporan terbaru yang disusun oleh U.S. News & World Report bersama University of Pennsylvania.
Dalam laporan tersebut, Singapura berhasil menempati posisi teratas di Asia Tenggara untuk kategori budaya dan pariwisata. Negara kota itu juga masuk dalam jajaran negara terbaik dunia dengan menempati peringkat ke-22 dari 100 negara dan wilayah yang masuk dalam daftar penilaian global.
Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi Singapura sebagai salah satu destinasi wisata paling maju dan modern di kawasan Asia. Selain dikenal memiliki infrastruktur kelas dunia, Singapura juga dinilai mampu memadukan budaya, teknologi, kebersihan, keamanan, hingga kenyamanan wisatawan dalam satu kawasan yang tertata rapi.
Penilaian dalam laporan tersebut didasarkan pada sejumlah indikator penting. Beberapa di antaranya meliputi pengaruh global, warisan budaya, daya tarik wisata, kualitas destinasi, hingga citra internasional suatu negara.
Metode penilaian tahun 2026 juga disebut berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya lebih banyak menggunakan pendekatan survei persepsi dari pebisnis dan para ahli, kini pemeringkatan dilakukan menggunakan metodologi berbasis data yang dinilai lebih objektif.
Perubahan metode tersebut membuat hasil pemeringkatan dianggap lebih akurat karena mempertimbangkan berbagai data nyata terkait sektor budaya dan pariwisata masing-masing negara.
Dalam daftar kawasan Asia Tenggara, Singapura berhasil mengungguli beberapa negara lain yang juga dikenal kuat dalam sektor pariwisata.
Malaysia berada di posisi kedua sebagai negara terbaik untuk budaya dan pariwisata di Asia Tenggara. Sementara posisi berikutnya ditempati oleh Thailand, Indonesia, dan Philippines.
Meski sejumlah negara tersebut memiliki kekayaan budaya dan destinasi alam yang besar, Singapura dinilai lebih unggul dalam hal pengelolaan pariwisata modern, pelayanan wisata, keamanan, serta kualitas fasilitas publik.
Secara global, laporan tersebut menempatkan United States sebagai negara terbaik dunia untuk sektor pariwisata. Posisi berikutnya ditempati oleh Switzerland dan United Kingdom.
Sementara itu, keberhasilan Singapura tidak hanya terlihat dari sisi penilaian internasional, tetapi juga tercermin dari pertumbuhan sektor pariwisatanya yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Media lokal The Straits Times melaporkan bahwa pendapatan sektor pariwisata Singapura mencapai angka fantastis pada tahun 2025.
Total pemasukan dari industri pariwisata disebut mencapai sekitar 32,8 miliar dolar Singapura atau meningkat sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa industri pariwisata Singapura terus mengalami pertumbuhan positif meski persaingan wisata global semakin ketat.
Selain peningkatan pendapatan, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Singapura juga mengalami kenaikan signifikan.
Pada tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan internasional tercatat mencapai sekitar 16,9 juta orang.
Angka tersebut diperkirakan masih akan terus meningkat sepanjang tahun 2026. Pemerintah Singapura bahkan memproyeksikan jumlah wisatawan dapat mencapai 17 juta hingga 18 juta kunjungan dalam satu tahun.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, pendapatan sektor pariwisata Singapura juga diprediksi tetap berada di angka tinggi.
Pemerintah memperkirakan pemasukan industri wisata tahun 2026 akan berada di kisaran 31 miliar hingga 32,5 miliar dolar Singapura.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pariwisata masih menjadi salah satu tulang punggung ekonomi negara tersebut.
Keberhasilan Singapura dalam membangun industri wisata tidak lepas dari dukungan pemerintah yang terus memberikan investasi besar pada sektor pariwisata.
Pemerintah Singapura bahkan mengumumkan paket pendanaan pariwisata senilai 740 juta dolar Singapura untuk memperkuat industri wisata selama lima tahun ke depan.
Nilai tersebut meningkat tajam dibanding dana Tourism Development Fund tahun 2024 yang sebelumnya hanya sekitar 300 juta dolar Singapura.
Pendanaan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata, memperluas promosi internasional, hingga memperkuat ketahanan industri pariwisata jangka panjang.
Singapura juga terus mengembangkan berbagai konsep wisata baru untuk menarik wisatawan dari berbagai negara.
Selain wisata modern dan perkotaan, negara tersebut kini mulai memperkuat sektor wisata kapal pesiar.
Langkah itu dilakukan karena perjalanan udara global masih menghadapi tantangan akibat gangguan wilayah udara di beberapa kawasan dunia dan harga bahan bakar pesawat yang belum stabil.
Dengan memperluas sektor wisata kapal pesiar, Singapura berharap dapat mempertahankan pertumbuhan jumlah wisatawan internasional.
Sebagai salah satu pusat transportasi dan bisnis terbesar di Asia, Singapura memang memiliki posisi strategis dalam industri perjalanan internasional.
Bandara Changi Airport bahkan berkali-kali dinobatkan sebagai salah satu bandara terbaik dunia karena kualitas pelayanan dan fasilitasnya.
Selain itu, Singapura juga dikenal memiliki sistem transportasi publik yang modern dan terintegrasi sehingga memudahkan wisatawan berkeliling kota.
Faktor keamanan dan kebersihan juga menjadi nilai tambah yang membuat banyak wisatawan merasa nyaman saat berkunjung ke Singapura.
Meski memiliki wilayah yang relatif kecil, Singapura berhasil memaksimalkan berbagai destinasi wisata menjadi daya tarik kelas dunia.
Beberapa tempat wisata terkenal yang selalu ramai dikunjungi wisatawan antara lain Marina Bay Sands, Gardens by the Bay, Sentosa, hingga kawasan belanja Orchard Road.
Selain wisata modern, Singapura juga memiliki kawasan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.
Kawasan seperti Chinatown, Little India, dan Kampong Glam memperlihatkan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di negara tersebut.
Keberhasilan Singapura dalam menjaga identitas budaya sekaligus menghadirkan kemajuan modern dinilai menjadi salah satu alasan utama negara itu unggul dalam sektor budaya dan pariwisata.
Di sisi lain, pemerintah Singapura juga sangat aktif mempromosikan berbagai festival internasional, konser musik, pameran seni, hingga event olahraga dunia.
Berbagai agenda internasional tersebut turut membantu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang setiap tahunnya.
Industri kuliner juga menjadi salah satu kekuatan utama pariwisata Singapura.
Negara tersebut dikenal memiliki beragam pilihan makanan dari berbagai budaya Asia yang dapat dinikmati wisatawan dengan mudah.
Bahkan beberapa pusat kuliner atau hawker center di Singapura telah mendapat pengakuan dunia karena dianggap sebagai bagian penting dari budaya lokal.
Kemajuan teknologi juga menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pariwisata Singapura.
Banyak layanan wisata di negara tersebut sudah terintegrasi secara digital sehingga memudahkan wisatawan mulai dari transportasi, pembayaran, hingga pemesanan tiket destinasi wisata.
Singapura juga dikenal sebagai salah satu negara dengan kualitas hidup terbaik di dunia.
Berdasarkan data ekonomi global, Singapura bahkan dinobatkan sebagai negara terkaya kedua di dunia setelah Swiss berdasarkan Produk Domestik Bruto atau PDB per kapita tahun 2025.
Kondisi ekonomi yang stabil membuat pemerintah lebih leluasa mengembangkan berbagai sektor strategis termasuk industri pariwisata.
Dengan pencapaian tersebut, Singapura diperkirakan masih akan menjadi salah satu destinasi wisata utama di Asia Tenggara dalam beberapa tahun mendatang.
Berbagai pengembangan infrastruktur dan strategi promosi internasional terus dilakukan agar daya tarik wisata negara tersebut tetap kompetitif di tingkat global.
Predikat sebagai negara terbaik untuk budaya dan pariwisata di Asia Tenggara pun semakin memperkuat citra Singapura sebagai destinasi wisata modern yang nyaman, aman, dan berkelas dunia.
Sumber : www.cnnindonesia.com
