Novak Djokovic dari Serbia merayakan kemenangannya dalam pertandingan putaran kedua melawan Jaime Faria dari Portugal (REUTERS/Edgar)
Buletinmedia.com – Novak Djokovic berhasil membalikkan keadaan setelah kehilangan set pertama untuk mengalahkan petenis wild card asal Amerika Serikat, Nishesh Basavareddy, dengan skor 4-6, 6-3, 6-4, 6-2 pada babak pertama Australian Open, Senin (15/1). Meskipun memulai pertandingan dengan lambat, Djokovic menunjukkan kelasnya dengan meningkatnya performa di set-set berikutnya, dan akhirnya mengklaim kemenangan dalam waktu dua jam 58 menit.
Basavareddy, yang berperingkat 107 dunia dan baru berusia 19 tahun, tampil percaya diri di awal laga. Petenis muda ini memanfaatkan awal pertandingan untuk mendominasi reli-reli panjang dan merebut set pertama dengan skor 6-4. Djokovic, yang telah memenangkan 10 gelar Australian Open, kewalahan menghadapi permainan agresif Basavareddy, yang sering kali melepaskan pukulan akurat dan memaksa Djokovic berada dalam posisi bertahan.
Namun, tekanan fisik terhadap Basavareddy mulai terlihat di set kedua. Setelah kalah di set kedua, Basavareddy meminta jeda medis, sementara Djokovic semakin menemukan ritme permainannya. Dengan servis yang lebih baik dan lebih agresif di lapangan, Djokovic mendominasi set ketiga dan keempat. Ia mampu mengonversi ketiga break point yang didapatnya, menunjukkan performa yang semakin solid. Statistik ATP mencatat bahwa servis Djokovic menjadi kunci keberhasilannya dalam pertandingan ini.
Usai pertandingan, Djokovic memuji Basavareddy yang tampil luar biasa, mengakui bahwa lawannya mengejutkannya dengan banyak pukulan tajam dan pergerakan yang mengesankan. Djokovic mengatakan, “Ia adalah pemain yang lebih baik selama satu setengah set. Penampilannya hebat, ia mengejutkan saya dengan semua pukulannya hingga akhir.”
Uniknya, Australian Open 2025 juga menandai debut Djokovic bekerja sama dengan mantan rivalnya, Andy Murray, yang kini berperan sebagai pelatih di sisi lapangan. Djokovic mengungkapkan rasa terkejutnya melihat Murray di posisi tersebut, mengatakan, “Sedikit aneh melihatnya di sisi lapangan. Kami bermain melawan satu sama lain selama lebih dari 20 tahun. Dia memberi saya nasihat hebat di tengah pertandingan.” Djokovic berharap kolaborasi ini dapat memberikan hasil positif sepanjang turnamen.
Dengan kemenangan ini, Djokovic, yang kini menjadi unggulan ketujuh, akan menghadapi Jaime Faria di babak kedua. Faria, yang merupakan petenis kualifikasi, sebelumnya mengalahkan Pavel Kotov dengan skor 6-1, 6-1, 7-5. Djokovic, yang berusaha memperpanjang rekornya dengan meraih gelar Grand Slam ke-25, melanjutkan upayanya untuk mencapai kemenangan ke-100 di turnamen besar. Dengan performa yang semakin solid, sang juara bertahan semakin siap melangkah lebih jauh di Melbourne.
