Jenis Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Ikan merupakan sumber protein yang kaya akan nutrisi dan baik untuk kesehatan, namun tidak semua jenis ikan aman untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak. Beberapa ikan ternyata mengandung merkuri dalam kadar yang tinggi, yang dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Pencemaran air laut menjadi faktor utama yang menyebabkan kontaminasi merkuri pada ikan-ikan tersebut.
Meskipun sebagian besar ikan mengandung merkuri dalam jumlah kecil, beberapa jenis ikan memiliki kadar merkuri yang lebih tinggi. Dalam kadar yang tinggi, merkuri dapat menumpuk dalam tubuh manusia dan menyebabkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem saraf dan perkembangan otak anak-anak. Kadar merkuri pada ikan diukur dalam satuan bagian per juta (ppm), dan perlu diperhatikan saat memilih ikan yang akan dikonsumsi.
Berikut ini adalah beberapa jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi menurut data dari Food and Drug Administration (FDA):
1. Ikan Tuna Mata Besar (Big Eye Tuna)

Ikan tuna ini dikenal memiliki tubuh yang memanjang dan kekar. Dagingnya mirip dengan tuna lainnya, namun kandungan merkuri pada ikan ini cukup tinggi, mencapai 0,689 ppm. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi tuna mata besar secara berlebihan.
2. Ikan King Mackerel

Berbeda dengan makarel kalengan yang sering dijumpai, ikan King Mackerel adalah ikan besar yang bisa mencapai berat hingga 40 kilogram. Kandungan merkuri pada ikan ini mencapai 0,730 ppm, menjadikannya salah satu ikan dengan potensi risiko kesehatan yang tinggi.
3. Ikan Todak (Swordfish)

Ikan todak terkenal dengan dagingnya yang tebal dan lembut. Namun, ikan ini mengandung merkuri yang cukup tinggi, dengan kadar mencapai 0,995 ppm. Meskipun sering disajikan sebagai steak, perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya.
4. Ikan Hiu

Daging ikan hiu memang lezat bagi sebagian orang, namun ikan ini memiliki kadar merkuri yang tinggi, sekitar 0,979 ppm. Konsumsi ikan hiu dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko paparan merkuri dalam tubuh.
5. Lobster
:strip_icc():format(webp)/article/vlD5w0lLG7l1QSjgOpOy4/original/025209600_1577372844-Heboh-Soal-Benih-Lobster-Ini-Manfaatnya-Bagi-Kesehatan-Anda-Shutterstock_22673587.jpg)
Meskipun terkenal sebagai seafood mewah yang digemari banyak orang, lobster juga mengandung merkuri dalam tingkat sedang, sekitar 0,166 ppm. Meski tidak setinggi ikan lain, tetap perlu diperhatikan dalam konsumsi jangka panjang.
6. Ikan Marlin

Ikan marlin memiliki daging yang lembut dan juicy, namun kadar merkuri dalam ikan ini cukup signifikan, yaitu sekitar 0,485 ppm. Konsumsi ikan marlin perlu dibatasi untuk menghindari dampak merkuri.
7. Ikan Jabad (Tilefish)

Tilefish adalah salah satu ikan dengan kadar merkuri tertinggi, mencapai 1,123 ppm. Ikan ini memiliki umur hidup yang panjang, yang menyebabkan akumulasi merkuri lebih banyak dibandingkan ikan lain.
8. Ikan Orange Roughy

Ikan predator ini dapat hidup hingga 150 tahun, yang membuatnya memiliki kadar merkuri cukup tinggi, sekitar 0,571 ppm. Karena hidupnya yang panjang, ikan ini menjadi lebih rentan terhadap akumulasi merkuri.
9. Ikan Barramundi (Bass)

Meskipun tergolong dalam kategori ikan dengan kadar merkuri sedang, sekitar 0,167 ppm, konsumsi ikan barramundi tetap perlu diperhatikan, terutama bagi mereka yang sering mengonsumsinya.
Meskipun ikan-ikan ini mengandung merkuri dalam kadar yang bervariasi, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan memperhatikan jenis ikan yang dipilih. Ikan tetap menjadi sumber protein yang sangat baik, namun jika ingin menghindari risiko kesehatan, disarankan untuk memilih ikan dengan kadar merkuri rendah atau mengonsumsinya dalam jumlah yang moderat.
Selain itu, selalu pastikan untuk memilih ikan yang berasal dari sumber yang terpercaya dan mematuhi pedoman konsumsi yang aman. Bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang hamil, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi mengenai jenis ikan yang aman untuk dikonsumsi.
