Sejumlah pemain Timnas Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pertandingan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Foto: Bay Ismoyo/AFP
Menatap dua laga krusial dalam Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, PSSI mengonfirmasi bahwa pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia akan digelar sepenuhnya di dalam negeri. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan faktor adaptasi iklim bagi para pemain yang mayoritas saat ini berkarier di klub-klub Eropa.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan bahwa fokus utama pemusatan latihan ini adalah membantu pemain beradaptasi dengan suhu dan kelembaban tropis khas Indonesia, mengingat laga kandang kontra China akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 5 Juni 2025.
“Kalau ada waktu, kami akan siapkan TC dengan baik. Tidak ke luar negeri, karena pertandingan lawan China dimainkan di Indonesia,” ujar Arya saat diwawancarai Kumparan, Minggu (20/4).
Ia menambahkan, adaptasi cuaca menjadi aspek penting dalam memaksimalkan performa skuad Garuda.
“Artinya, iklimnya iklim Indonesia. Jadi pemain bisa lebih cepat beradaptasi, dan mudah-mudahan semua berjalan lancar. Kami akan pastikan TC digelar di tempat yang memadai dan mendukung kenyamanan tim,” lanjutnya.
Setelah menghadapi China, Timnas Indonesia akan langsung bertolak ke Jepang untuk melakoni laga tandang melawan tim Samurai Biru. Namun, fokus utama PSSI saat ini adalah memastikan para pemain berada dalam kondisi prima dan siap tempur saat bermain di hadapan publik sendiri.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga sempat menyebut kemungkinan Bali sebagai lokasi TC. Selain memiliki fasilitas memadai, suasana yang relatif tenang dipercaya bisa membantu pemain menjaga fokus dan kondisi menjelang pertandingan besar.
