Mikel Merino merayakan gol bersama rekan setimnya saat Spanyol mempermalukan Turki 6-0 di Stadion Konya, Senin (8/9/2025). (Foto: @sefutbol)
Buletinmedia.com – Spanyol mengumumkan rencana kontroversial untuk memboikot Piala Dunia 2026. Ancaman ini akan terealisasi jika Timnas Israel berhasil lolos kualifikasi dan tampil di ajang tersebut.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Juru bicara Partai Pekerja Sosialis Spanyol, Patxi Lopez, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas serangan yang terus-menerus dilakukan Israel terhadap Palestina.
“Kami ingin semua orang sadar bahwa tim-tim Israel tidak bisa ambil bagian dalam acara olahraga internasional jika mereka terus melakukan serangan,” tegas Lopez.
“Mata kami terbuka lebar dan kami tidak bisa menoleransi apa yang kami lihat. Itulah mengapa kami tidak bisa dan tidak akan tinggal diam,” tambahnya.
Posisi Israel di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Saat ini, Timnas Israel tengah berjuang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa. Mereka berada di Grup I bersama Norwegia, Italia, Estonia, dan Moldova. Setelah menjalani lima pertandingan, Israel berada di peringkat ketiga dengan tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Dari total 10 laga di fase grup, juara grup akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara tim peringkat kedua harus melalui babak playoff.
Dukungan Kuat Spanyol untuk Palestina
Spanyol menjadi salah satu negara yang lantang menyuarakan dukungan untuk Palestina. Wakil Perdana Menteri Spanyol, Yolanda Diaz, bahkan pernah menegaskan bahwa Israel tidak seharusnya berkompetisi dalam acara apa pun selama “genosida” terus berlanjut.
Bukan hanya sepak bola, tekanan juga datang dari publik. Kompetisi balap sepeda La Vuelta a Espana 2025 juga mendapat kecaman keras dari masyarakat Spanyol karena partisipasi tim Israel-Premier Tech. Hal ini menunjukkan sentimen anti-Israel yang kuat di berbagai kalangan
