Ilustrasi Lift (shutterstock.com)
Buletinmedia.com – Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang peruntukan fasilitas di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengusulkan penerapan teknologi canggih berupa Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini diharapkan dapat membantu mengedukasi pengguna JPO mengenai lift yang diperuntukkan khusus bagi penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia).
Menurut Yuke, dengan memasang sistem AI di seluruh JPO, informasi tentang penggunaan lift yang benar bisa disampaikan dengan cara yang lebih efektif. “Dengan teknologi suara berbasis AI, pengguna JPO bisa mendapatkan informasi langsung terkait fasilitas yang diperuntukkan bagi kelompok rentan,” jelasnya di JPO Mas Mansyur.
Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar masyarakat lebih sadar dan tidak lagi menggunakan fasilitas khusus untuk disabilitas, ibu hamil, dan lansia untuk kepentingan yang tidak sesuai. Pasalnya, banyak keluhan yang muncul terkait penyalahgunaan fasilitas, seperti lift di JPO yang digunakan oleh orang-orang yang tidak memerlukan.
Yuke menekankan pentingnya juga melibatkan petugas di setiap JPO untuk memantau dan memberikan edukasi langsung kepada pengguna fasilitas. “Para petugas akan memastikan bahwa fasilitas digunakan dengan benar dan memberi informasi kepada mereka yang belum memahami,” tambah Yuke.
Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi penyandang disabilitas, ibu hamil, serta lansia di seluruh JPO di Jakarta. Dengan pemanfaatan teknologi AI, diharapkan kesadaran masyarakat akan semakin tinggi, dan fasilitas khusus dapat lebih maksimal digunakan oleh mereka yang membutuhkan.
