Pemain Persebaya Surabaya Dejan Tumbas menggiring bola saat laga uji coba melawan Football West All Star yang berakhir dengan skor 2-0 di Sam Kerr Stadium, Australia, Rabu (09/07/2025) malam.(Dokumentasi Persebaya Surabaya)
Persebaya Surabaya sukses menutup tur pramusim ke Australia dengan kemenangan meyakinkan atas tim Football West All Star. Bermain di Sam Kerr Stadium pada Rabu malam (9/7/2025), Bajul Ijo mengamankan skor 2-0 lewat gol dari Francisco Rivera dan Rizky Dwi.
Pelatih kepala Eduardo Perez Moran mengapresiasi performa anak asuhnya yang menunjukkan mentalitas dan kerja keras sepanjang pertandingan. Menurutnya, meskipun ini hanya pertandingan uji coba, laga tetap berlangsung intens karena Football West All Star tengah berada dalam ritme kompetisi musim berjalan di Australia.
“Kami memulai 20 menit pertama dengan baik. Tim menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang. Namun setelah itu, lawan mulai menekan tinggi dan kami agak kesulitan mengalirkan bola,” ujar pelatih asal Spanyol itu dalam konferensi pers usai laga.
Setelah babak pertama yang cukup alot, Persebaya tampil lebih agresif di babak kedua. Tekanan yang mereka bangun akhirnya membuahkan hasil di menit ke-61. Francisco Rivera mencetak gol pembuka setelah menerima umpan matang dari pemain asing anyar Persebaya, Gali Freitas.
Gol kedua datang jelang laga berakhir melalui aksi spektakuler Rizky Dwi. Ia mencetak gol dari luar kotak penalti, tepatnya dari sepertiga lapangan, yang tak mampu dijangkau oleh kiper lawan. Gol ini sekaligus menegaskan dominasi Persebaya atas tim tuan rumah.
Meskipun puas dengan hasil dan performa para pemain, Eduardo Perez menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2025–2026. Terutama dalam hal membangun koneksi antarlini dan menjaga konsistensi permainan saat mendapat tekanan.
“Ini memang baru uji coba pertama kami selama pramusim, jadi masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki. Tapi saya bangga dengan semangat dan usaha para pemain, apalagi mereka harus beradaptasi dengan lawan yang secara fisik lebih siap karena sedang berada di pertengahan musim,” jelasnya.
Dalam pertandingan ini, hampir seluruh pemain yang diboyong ke Australia mendapat kesempatan bermain. Menurut Eduardo, hal itu dilakukan demi pemerataan kebugaran serta memberikan jam terbang pada para pemain selama masa pramusim. Ia ingin semua pemain merasakan atmosfer pertandingan dan mempercepat proses adaptasi dalam sistem permainannya.
“Setiap hari mereka berlatih keras di sini, jadi wajar jika semua pemain diberi menit bermain. Kami sedang menyusun fondasi tim, dan pengalaman bermain di luar negeri ini sangat berharga bagi perkembangan skuad,” tutupnya.
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Persebaya menjelang laga-laga uji coba selanjutnya, sekaligus menjadi indikator awal kesiapan tim menghadapi kompetisi resmi musim depan.
