Jon Kopaloff/WireImage; Win McNamee/Getty Images; Nathan Morris/NurPhoto via Getty Images
Buletinmedia.com – Federasi Musisi Amerika (AFM) memberikan dukungan penuh kepada Taylor Swift dan Bruce Springsteen setelah keduanya diserang secara personal oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Tino Gagliardi, Presiden Internasional AFM, mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan Trump yang menyerang dua musisi ternama itu dalam pernyataan resmi yang diunggah di akun Facebook AFM. Dalam pernyataan tersebut, Gagliardi menegaskan bahwa kritik terhadap Swift dan Springsteen, yang dikenal sebagai anggota AFM, merupakan bentuk serangan terhadap kebebasan berekspresi para musisi, yang seharusnya dilindungi.
Gagliardi juga menyebutkan bahwa baik Taylor Swift maupun Bruce Springsteen tidak hanya dikenal sebagai musisi berbakat, tetapi juga sebagai figur yang menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Musik mereka, seperti Born in the USA karya Springsteen dan Eras Tour milik Swift, memiliki pengaruh budaya yang mendalam, dan keduanya memiliki kontribusi besar dalam dunia musik. Gagliardi menekankan bahwa serangan personal terhadap mereka adalah bentuk ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan yang seharusnya tidak terjadi.
Pernyataan AFM ini muncul setelah Donald Trump menyerang Taylor Swift di platform sosialnya, Truth Social. Trump menyatakan bahwa sejak ia mengungkapkan kebenciannya terhadap Swift, bintang pop tersebut “tidak lagi hebat.” Serangan ini merujuk pada dukungan Swift terhadap Kamala Harris dalam pemilu 2020 yang menjadi salah satu alasan Trump mengkritiknya. Swift, yang sejak lama dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menyuarakan pandangannya tentang politik, dianggap oleh Trump sebagai ancaman bagi citra politiknya.
Selain serangannya terhadap Swift, Trump juga menyerang Bruce Springsteen setelah musisi tersebut mengkritik kebijakan Trump dalam sebuah konser di Inggris. Trump mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap Springsteen, yang menurutnya “dilebih-lebihkan” dan tidak berbakat. Bahkan, Trump menyebut Springsteen sebagai sosok yang “memaksa” dan “menyebalkan,” serta mengkritiknya karena berbicara buruk tentang Presiden Amerika Serikat di luar negeri. Serangan ini membuat banyak orang, terutama penggemar musik dan aktivis, merasa prihatin atas sikap Trump yang dianggap melecehkan para artis.
Federasi Musisi Amerika, melalui dukungannya terhadap Taylor Swift dan Bruce Springsteen, menegaskan bahwa serangan seperti ini tidak seharusnya dibiarkan. Gagliardi mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi adalah hak yang harus dijaga bagi setiap musisi. Menurutnya, AFM akan terus berdiri bersama anggotanya, termasuk Swift dan Springsteen, dalam melawan segala bentuk serangan yang merendahkan mereka. AFM juga menekankan bahwa tindakan Trump adalah bentuk pelecehan yang tidak seharusnya terjadi dalam negara yang mengedepankan kebebasan berpendapat dan berekspresi.
