Film A Business Proposal Versi Indonesia Cukup Menghibur dan Cocok Jadi Tontonan Yang Ringan (Tangkapan Layar)
Buletinmedia.com – Kontroversi yang sempat mewarnai film A Business Proposal akhirnya menemukan titik terang setelah permintaan maaf datang dari Abidzar Al-Ghifari dan Falcon Pictures, rumah produksi yang menaungi proyek tersebut. Permintaan maaf ini muncul setelah film yang dijadwalkan tayang pada 6 Februari 2025 tersebut mendapat ancaman boikot dari netizen, terutama para penggemar drama Korea.
Abidzar Al-Ghifari, putra mendiang Ustaz Jefri Al Buchori, mengungkapkan penyesalannya melalui akun Instagram pribadi. Dalam unggahannya, ia menyampaikan, “Saya memohon maaf untuk semua yang telah tersakiti atas sikap, perbuatan dan ucapan saya yang salah.” BuletinMedia mengutip dari laman Kompas, Rabu 5/2/2025. Ia juga berterima kasih atas kritik dan masukan yang diterimanya, yang dianggap sebagai pelajaran berharga untuk tumbuh lebih baik lagi. “Saya berharap bisa lebih dewasa dan bijaksana ke depannya,” tutup Abi dengan tulus.
Sementara itu, Falcon Pictures selaku pihak yang memproduksi A Business Proposal mengeluarkan surat terbuka yang memberikan pembelaan terhadap metode akting yang diterapkan oleh Abidzar. Menurut Falcon, tidak menonton webtoon maupun drama Korea sebelum memulai syuting bukanlah sebuah kesalahan besar. “Setiap aktor memiliki metode aktingnya sendiri untuk membangun sebuah karakter,” tulis pihak Falcon. Mereka menegaskan bahwa Abidzar hanya memilih pendekatan yang berbeda, yakni lebih berpegang pada naskah dan memberikan interpretasi sendiri terhadap karakternya.
Meskipun demikian, Falcon Pictures juga meminta maaf atas kegaduhan yang timbul akibat pernyataan dan perilaku yang tidak tepat. “Kami memastikan tidak ada niat buruk yang terkandung dalam hati,” tulis mereka menambahkan.
Kontroversi ini bermula ketika Abidzar mengungkapkan bahwa dirinya tidak membaca webtoon The Office Blind Date karya HaeHwa, yang menjadi dasar adaptasi film tersebut. Bahkan, ia hanya menonton satu episode dari drama Korea Business Proposal yang diadaptasi dari webtoon itu. Abi menyatakan bahwa ia tidak ingin terikat dengan karakter-karakter dalam drama dan memilih untuk menciptakan karakter baru sesuai dengan naskah. Sayangnya, pernyataannya ini memicu kemarahan penggemar setia drama Korea yang merasa dihina.
Situasi semakin memanas setelah munculnya podcast bersama Coki Pardede, di mana Abi menyinggung tentang fans drakor fanatik. Hal ini memicu reaksi keras dari netizen, yang mendesak agar film A Business Proposal diboikot.
Dengan permintaan maaf ini, Abidzar dan Falcon Pictures berharap bisa meredakan ketegangan dan mengembalikan fokus pada karya mereka yang akan segera hadir di layar lebar. A Business Proposal diharapkan tetap bisa dinikmati oleh seluruh penonton tanpa adanya gangguan dari polemik yang sempat mencuat.
