Konser akbar Dewa 19 Featuring All Stars 2.0, yang awalnya dijadwalkan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 18 Januari 2025, resmi diundur ke 6 September 2025. Perubahan ini dilakukan setelah diskusi intensif antara pihak Dewa 19, promotor, dan PSSI, dengan alasan utama menjaga kualitas lapangan rumput GBK yang akan digunakan untuk pertandingan penting Timnas Indonesia.
Menurut Ahmad Dhani, keputusan ini mencerminkan kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2025, di mana Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Bahrain pada 25 Maret 2025 dan China pada 5 Juni 2025. Rumput GBK membutuhkan perawatan khusus selama tiga bulan sebelum pertandingan agar tetap prima, sehingga kegiatan non-olahraga seperti konser tidak diperbolehkan.
“Kami khawatir jika konser tetap digelar pada Januari, rumput GBK akan rusak dan berdampak pada performa Timnas. Maka dari itu, jadwal konser kami undur ke September 2025,” ujar Ahmad Dhani.
Promotor konser, Sugiresky, mengungkapkan bahwa jadwal baru ini disesuaikan dengan ketersediaan para musisi internasional yang akan tampil, termasuk Eric Martin dan Billy Sheehan (Mr. Big), Gary Cherone dan Nuno Bettencourt (Extreme), John Waite (Bad English), dan Derek Sherinian. “Di Amerika, bulan Juni dan Juli adalah musim panas, yang berarti jadwal konser mereka sangat padat. Jadi, tanggal kosong mereka semua baru ketemu di bulan September,” jelas Dhani.
Sugiresky menambahkan bahwa meski mengalami perubahan jadwal, konser Dewa 19 Featuring All Stars 2.0 tetap akan berlangsung spektakuler. “Ini adalah konser yang sangat ditunggu karena menghadirkan musisi-musisi legendaris dunia. Kami bersyukur akhirnya mendapatkan tanggal baru yang cocok untuk semua pihak. Untungnya, konser tidak mundur hingga tahun 2026,” katanya.
Ahmad Dhani berharap penggemar Dewa 19 dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada. “Kami memahami antusiasme para penggemar yang sudah tidak sabar menyaksikan konser ini. Namun, prioritas utama adalah mendukung Timnas Indonesia yang berlaga di ajang kualifikasi Piala Dunia. Kami percaya, konser ini tetap akan menjadi momen luar biasa bagi semua penggemar,” tutupnya.
Dengan jadwal baru di bulan September, konser ini diharapkan menjadi perayaan musik yang tak terlupakan, sekaligus mencerminkan kepedulian terhadap prestasi sepak bola Indonesia.