Prabowo dan Sultan Brunei (dok. Kemhan)
Buletinmedia.com – Pada Rabu (14/5), Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Brunei Darussalam. Kunjungan ini menjadi momen penting, di mana Presiden Prabowo akan menerima penganugerahan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam, yaitu “Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati” (D.K.), yang diberikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah. Penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari Kesultanan Brunei kepada kepala negara yang dianggap berjasa dalam mempererat hubungan diplomatik dan kerja sama internasional, khususnya dengan Brunei Darussalam. Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini juga mencerminkan kuatnya hubungan kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari 40 tahun.
Setelah tiba di Brunei, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk bertemu dengan Sultan Hassanal Bolkiah. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin negara akan membahas berbagai peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang strategis, termasuk ekonomi, perdagangan, serta sektor-sektor yang dapat mendukung perkembangan bersama. Diharapkan, pertemuan ini dapat membuka jalan bagi peningkatan kerja sama Indonesia dengan Brunei, mengingat hubungan bilateral yang sudah sangat stabil dan saling menguntungkan selama ini.
Kunjungan kenegaraan ini juga akan diisi dengan jamuan santap siang kenegaraan yang diselenggarakan oleh Sultan Hassanal Bolkiah untuk menghormati Presiden Prabowo dan delegasi Indonesia. Di sela-sela pertemuan resmi tersebut, para pejabat tinggi yang mendampingi Presiden Prabowo, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, turut menjalin komunikasi dengan para delegasi dari pihak Brunei untuk membahas isu-isu bilateral yang relevan.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk kembali ke Jakarta setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraannya di Brunei. Sesampainya di tanah air, ia akan menghadiri pembukaan Konferensi ke-19 Persatuan Parlemen Anggota OKI di Gedung DPR Senayan, Jakarta. Hal ini menunjukkan kesibukan tinggi yang dimiliki Presiden, yang tetap melanjutkan berbagai agenda penting setelah menyelesaikan tugas kenegaraan di Brunei.
Keberangkatan Presiden Prabowo menuju Brunei Darussalam dilepas dengan penuh hormat oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia, seperti Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, serta Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi. Kunjungan ini juga mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus mempererat hubungan dengan negara-negara sahabat, dan memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya di tingkat internasional.
