Jelang Mudik Lebaran 2026, Dishub Kabupaten Cirebon Gelar Ramcheck Bus (Foto : Darfan)
CIREBON, Buletinmedia.com – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan ramcheck atau pemeriksaan kelayakan kendaraan angkutan umum, khususnya bus antar kota dan antar provinsi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi bus.
Ramcheck tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Satlantas Polresta Cirebon, Jasa Raharja, serta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Pemeriksaan dilakukan pada Selasa siang di sejumlah perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Cirebon.
Kegiatan ramcheck ini menjadi bagian dari langkah antisipasi pemerintah daerah dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik Lebaran. Seperti diketahui, setiap tahunnya jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan angkutan umum, terutama bus, mengalami peningkatan signifikan.
Oleh karena itu, pemerintah berupaya memastikan bahwa seluruh kendaraan yang digunakan untuk mengangkut penumpang benar-benar dalam kondisi laik jalan dan memenuhi standar keselamatan.
Dalam pelaksanaan ramcheck tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek kendaraan. Tidak hanya kondisi fisik bus, tetapi juga kelengkapan administrasi kendaraan dan kesiapan pengemudi yang akan bertugas selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Beberapa titik yang menjadi lokasi pemeriksaan di antaranya Terminal Sumber, PO Bhineka, serta PO Sahabat yang berada di wilayah Kabupaten Cirebon. Di lokasi tersebut, petugas memeriksa sejumlah armada bus yang akan digunakan untuk melayani penumpang selama musim mudik.
Pemeriksaan meliputi berbagai komponen penting kendaraan yang berhubungan langsung dengan keselamatan perjalanan. Petugas mengecek kondisi lampu kendaraan, fungsi sistem pengereman, kondisi ban, hingga kelengkapan pintu darurat.
Selain itu, petugas juga memastikan ketersediaan alat keselamatan di dalam bus, seperti alat pemecah kaca darurat yang dapat digunakan dalam kondisi tertentu apabila terjadi keadaan darurat.
Tidak hanya itu, kelengkapan administrasi kendaraan juga menjadi fokus dalam kegiatan ramcheck ini. Petugas memeriksa dokumen kendaraan seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK), kartu pengawasan, serta dokumen perizinan operasional bus.
Kesiapan pengemudi juga menjadi perhatian penting dalam pemeriksaan tersebut. Petugas memastikan bahwa pengemudi memiliki surat izin mengemudi (SIM) yang masih berlaku serta dalam kondisi fisik yang sehat dan siap menjalankan tugas.
Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Dani Irwandi, mengatakan bahwa kegiatan ramcheck ini merupakan upaya untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran.
Menurutnya, pemeriksaan kendaraan angkutan umum sangat penting dilakukan karena bus menjadi salah satu moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat saat mudik.
“Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon bersama Satlantas Polresta Cirebon, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat melakukan ramcheck di sejumlah perusahaan otobus di Kabupaten Cirebon,” ujar Dani Irwandi, Selasa siang.
Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut petugas melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi teknis bus, serta kesiapan para pengemudi.
“Petugas memeriksa kelengkapan administrasi, kondisi kendaraan, serta kesiapan pengemudi di beberapa titik, seperti Terminal Sumber, PO Bhineka, dan PO Sahabat, termasuk pengecekan lampu, rem, pintu darurat, dan alat pemecah kaca darurat,” jelasnya.
Dani menambahkan, kegiatan ramcheck ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran para pengelola perusahaan otobus agar selalu memperhatikan standar keselamatan transportasi.
Menurutnya, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama bagi seluruh operator angkutan umum, terutama pada masa mudik Lebaran yang biasanya diwarnai dengan tingginya mobilitas masyarakat.
Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar selalu menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh. Hal ini penting karena pengemudi memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan penumpang selama perjalanan.
Para pengemudi diingatkan agar tidak memaksakan diri untuk tetap mengemudi apabila merasa lelah atau kurang sehat. Istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan jauh juga sangat dianjurkan untuk menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan.
Di samping itu, pengemudi juga diminta untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta menjaga konsentrasi selama mengemudikan kendaraan. Dengan kondisi kendaraan yang baik dan pengemudi yang siap secara fisik maupun mental, diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Melalui kegiatan ramcheck ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan bus.
Pemeriksaan kendaraan secara rutin juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan angkutan umum, khususnya selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, Jasa Raharja, serta para operator bus, diharapkan penyelenggaraan transportasi selama musim mudik dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
